Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

MU Vs Chelsea Imbang, Siapa yang Lega?

29 April 2019   10:57 Diperbarui: 29 April 2019   11:42 30
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Aksi David Luiz ditengah kepungan dua pemain MU. (Sport.detik.com)

Kekecewaan menggelayut di kubu Manchester United pasca gagal memanfaatkan tergelincirnya Arsenal di dua laga terakhir (sebenarnya tiga laga terakhir). Hasil imbang 1-1 dengan pertemuan sesama klub 'big six', Chelsea, membuat MU tetap di posisi keenam klasemen sementara. 

Berbeda dengan Arsenal, hasil imbang MU vs Chelsea masih membuka asa Arsenal untuk tak terusik oleh MU dan berupaya fokus mengejar Chelsea yang terpaut 2 poin.

Namun, asa Arsenal juga tidak begitu mudah. Karena, jika tidak mewaspadai performa mereka sendiri (yang sedang labil) maka, MU juga bisa menggeser mereka dan menjauhkan peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Karena, jaraknya juga hanya 1 poin (Arsenal 66 poin, MU 65 poin). Lalu bagaimana untuk menggeser Chelsea? Apakah Arsenal mampu melakukannya?

Jika melihat performa Chelsea dengan SarriBall-nya, Chelsea sebenarnya tidak begitu diragukan untuk dapat finish keempat. Lagipula, Chelsea berada di posisi keempat dengan pelatih baru. Situasi yang sama dengan si tetangga dari London Utara, Arsenal. 

Di musim ini, Arsenal mengganti nahkodanya dengan Unai Emery, dan performa Arsenal tidak seratus persen buruk. Hanya, Arsenal seringkali terbentur dengan performa yang turun-naik. Uniknya, mereka bisa mengalami rentetan kemenangan beruntun, dan juga bisa mengalami kekalahan beruntun.

Ketika berada di fase puncak, Arsenal bahkan bisa dijagokan untuk finish tiga besar. Namun, ketika tersandung dan gagal (segera) bangkit, maka Arsenal akan semakin menjauhi kemungkinan lolos ke Liga Champions. Sayangnya, fase penurunan itu justru terjadi menjelang akhir musim dan membuat Arsenal kini kembali kesulitan untuk memastikan tempat di Liga Champions. 

Padahal, performa tim lainnya juga sebenarnya tidak seratus persen prima. Seperti Tottenham Hotspur dan Chelsea. Bahkan, Chelsea sebelumnya berada di 6 besar, namun justru kemudian mampu kembali nangkring di 4 besar.

Keinginan untuk kembali ke Liga Champions dan juga kepercayaan diri dari taktik Maurizio Sarri dapat diyakini dapat menjadi modal krusial bagi The Blues untuk mempertahankan posisi mereka (peringkat empat) sampai akhir musim. Satu hal yang wajib dilakukan oleh Chelsea adalah mereka harus fokus dengan performa mereka di dua pekan terakhir.

Lalu, bagaimana dengan Liga Europa? Mampukah Chelsea juga melaju ke final dengan konsentrasi mereka yang terpecah?

Jika melihat struktur tim, Chelsea sepertinya lebih siap dibandingkan Arsenal.
Secara kedalaman skuad, Chelsea masih memiliki Pedro dan Willian yang dapat bermain bergantian, dan keduanya selalu berupaya tampil maksimal. Begitu pula di lini tengah. Masih ada Ruben Loftus-Cheek yang dapat menjadi pemain cadangan maupun menjadi pilihan utama saat Sarri ingin menyimpan Jorginho. Tidak ketinggalan pula di lini depannya, yang masih menyisakan Eden Hazard sebagai pemain langganan starting line-up di Premier League. Maka, di Europa League, Sarri dapat memainkan pemain muda Hudson-Odoi. 

Begitu pula dengan ujung tombak yang dapat bermain bergantian, yaitu, Gonzalo Higuain dan Olivier Giroud. Bahkan, si nama terakhir saat ini sedang moncer di kompetisi Eropa kasta kedua tersebut. Striker Prancis tersebut adalah pemuncak topskorer saat ini. Sehingga, Sarri sepertinya tidak akan terlalu pusing dibandingkan Unai Emery.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun