<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
		<title>Kompasiana</title>
	<atom:link href="http://www.kompasiana.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kompasiana.com/</link>
	<description>Semua menulis apa saja</description>
	<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 21:01:13 +0000</pubDate>
	<generator>Kompasiana</generator>
	<language>id</language>
	
			<item>
		<title>TBC dan Kurang Gizi pada Anak</title>
		<link>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/23/tbc-dan-kurang-gizi-pada-anak/</link>
		<comments>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/23/tbc-dan-kurang-gizi-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 21:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[ibu-dan-anak]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d65132a7f8b9ab842000000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[TBC (tuberculosis) adalah penyakit yang di masyarakat sering di identikkan dengan masalah kurang gizi, daerah kumuh, atau kemiskinan. Hal ini bukan saja terjadi pada orang dewasa, tetapi dapat juga terjadi pada anak-anak. Alhasil banyak yang merasa gengsi atau malu ketika seseorang mengalami penyakit ini. Tidak hanya orang dewasa yang perlu mewaspadai TBC. Terlebih khusus anak-anak harus mewaspadai penyakit ini. Penyakit ]]></content:encoded>
				<slash:comments>4</slash:comments>
						
						
			</item>
			<item>
		<title>Plastic Surgery (Head to Toe)</title>
		<link>http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/02/22/plastic-surgery-head-to-toe/</link>
		<comments>http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/02/22/plastic-surgery-head-to-toe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 22:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[medis]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d63d55c7f8b9ae86f000000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[
Plastic surgery is a medical specialty concerned with the correction or restoration of form and function. While famous for aesthetic surgery, plastic surgery also includes a variety of fields such as craniofacial surgery, hand surgery, burn surgery, microsurgery, and reconstructive surgery. The word &#8220;plastic&#8221; derives from the Greek plastikos meaning to mold or to shape; its use here is not ]]></content:encoded>
				<slash:comments>0</slash:comments>
						
						
			</item>
			<item>
		<title>Chronic Hypertension During Pregnancy (Hipertensi Kronik Selama Kehamilan)</title>
		<link>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/21/chronic-hypertension-during-pregnancy-hipertensi-kronik-selama-kehamilan/</link>
		<comments>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/21/chronic-hypertension-during-pregnancy-hipertensi-kronik-selama-kehamilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 23:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[ibu-dan-anak]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d6293c57f8b9aec25010000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[

Hipertensi pada kehamilan merupakan suatu penyakit yang sangat sering menyertai suatu kehamilan dimana hal ini sangat mempengaruhi angka kematian ibu dan janin.1

Penyakit hipertensi pada kehamilan diklasifikasikan sebagai berikut2,3,4 :

A. Preeklampsia - Eklampsia.

Hipertensi dan proteinuria setelah kehamilan 20 minggu.

B. Hipertensi kronik dengan atau tanpa superimposed preeclampsia 

Hipertensi kronik yang disertai proteinuria.

C. Hipertensi kronik

D. Hipertensi gestasional

Timbul hipertensi pada kehamilan yang tidak disertai ]]></content:encoded>
				<slash:comments>4</slash:comments>
						
						
			</item>
			<item>
		<title>Rotavirus Diarheae (Mekanisme Terjadinya Diare yang Disebabkan Rotavirus)</title>
		<link>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/21/rotavirus-diarheae-mekanisme-terjadinya-diare-yang-disebabkan-rotavirus/</link>
		<comments>http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2011/02/21/rotavirus-diarheae-mekanisme-terjadinya-diare-yang-disebabkan-rotavirus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 22:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[ibu-dan-anak]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d6290e57f8b9a8621040000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[Diare masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Walaupun angka mortalitasnya telah menurun tajam, tetapi angka morbiditas masih cukup tinggi. Rotavirus merupakan 50% penyebab diare pada anak balita di Negara maju. Di negara berkembang seperti Brazil dan Indonesia angkanya berkisar 30% - 40% (tahun 1970an).(1)

Rotavirus adalah virus dengan ukuran 100 nanometer yang berbentuk roda yang termasuk dalam family Reoviridae. Virus ini ]]></content:encoded>
				<slash:comments>2</slash:comments>
						
						
			</item>
			<item>
		<title>Arsip, Dikenal untuk Disayang</title>
		<link>http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/21/arsip-dikenal-untuk-disayang/</link>
		<comments>http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/21/arsip-dikenal-untuk-disayang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 19:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d61b21f7f8b9a4d2e000000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[

&#8220;Arsip membantu seseorang memperbaiki ingatan. Arsip menunjukkan kekuatan pribadi pemiliknya. Arsip tidak akan berbohong karena ia tidak bisa membantah dirinya sendiri,&#8221; (Pramoedya Ananta Toer).

Banyak alasan mengapa manusia menggunakan arsip; alasan pribadi, alasan sosial, alasan ekonomi, alasan hukum, alasan instrumental, alasan simbolis, dan alasan ilmu pengetahuan. Alasan-alasan tersebut pada hakikatnya merupakan sebuah kesadaran bahwa begitu pentingnya nilai informasi bagi segala aspek ]]></content:encoded>
				<slash:comments>2</slash:comments>
						
										<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_W82NczPcSp8/SysBQNAiKcI/AAAAAAAAA9k/BwDtUArmnE8/s320/031505_Divinity_Library_57.jpg" medium="image">
					<media:title type="html">031505_Divinity_Library_57.jpg</media:title>
				</media:content>
									
			</item>
			<item>
		<title>Kelas Wifi, Facebook, dan Messenger</title>
		<link>http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/20/kelas-wifi-facebook-dan-messenger/</link>
		<comments>http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/20/kelas-wifi-facebook-dan-messenger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 16:42:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darryl Virgiawan Tanod</dc:creator>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.kompasiana.com/feed/4d60e2227f8b9a5c36000000</guid>
		
					
							<content:encoded><![CDATA[&#8220;Lain dulu lain sekarang&#8221;, bahasa ini mungkin menjadi bahasa yang populer saat ini. Bagaimana tidak seiring dengan kemajuan zaman maka perkembangan kehidupan manusia dalam segala bidang juga turut berkembang. Baik itu dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, teknologi, dsb.
Saya teringat waktu saya duduk di bangku kelas 1 SMP waktu itu saya ingin mengirim surat kepada sahabat saya di Amerika saat itu ]]></content:encoded>
				<slash:comments>0</slash:comments>
						
						
			</item>
		</channel>
</rss>
