Kesalahan Mendidik Anak yang Masih Sering Dilakukan

7 Agustus 2017   13:53 Diperbarui: 7 Agustus 2017   14:15 91 0 0

Setiap keluarga pasti ingin mempunyai anak-anak yang baik rajin ibadah, rajin dalam segala hal positif dan bernorma yang baik akan tetapi peran orang tua disini sangat dipentingkan, kenapa? Iya karna dengan cara mendidik anak dari kecil memakai cara yang tepat maka besarnya bisa berguna bagi kehidupan dia kelak, berikut kesalahan yang sering dilakukan orang tua akan tetapi masih sering dilakukan.

1. selalu menolong anak

Setiap orang tua wajar apabila membantu anaknya, akan tetapi ada efek panjang yang seharusnya difikirkan oleh anda sebagai orang tua

Sebagai contoh disaat anak meminta buka pintu kamar dengan keadaan tanganya yang penuh barang, kebanyakan orang tua langsung membukakan pintu nah alangkah baiknya anda sebagai orang tua membiarkan anak memacahkan masalahnya sendiri sehingga anak dari hal kecil sudah diajarkan untuk mandiri,dan ketika anda sebagai orang tua sudah menutup usia, anak tidak lagi canggung atau depresi dikarenakan saat ada masalah si anak sudah terbiasa memecahkan masalah itu sendiri dan ini bisa membantu berkurangnya angka bunuh diri dikarenakan depresi.

2. "ma.. adek jatuh kesenggol meja dan seketika kebanyakan orang tua langsung memukul meja sambil membilang udah mama babab mejanya", seharusnya para orang tua ketika dia mendidik anak, harus difikirkannya proses anak 14 tahun kedepan, kenapa? Secara tampa disadari ketika orang tua membela anaknya, padahal anaknya yang melakukan kesalahan maka saat besar anak dengan mudah menyalahkan orag lain, karena waktu kecil sering dibela saat dia salah, memang terlihat kurang penting akan tetapi ini akan berdampak besar saat anak masuk usia remaja sampai dia dewasa

3 sirkus anak

Di era sekarang pasti orang tua menginkan anaknya tumbuh pintar mengathui banyak ilmu pengetahuan dan itu sangat bagus, akan tetapi ada tahap-tahap umur anak yang seharusnya dia untuk bermain tetapi dipaksa untuk belajar, sebagai contoh kecil "hampir para ibu-ibu muda sering mengajarkan anaknya bahasa inggris disaat anak umur 3 tahun dan dengan bangga sang ibu pamer ke tetangga kalau anaknya pandai bahasa inggris" lalu muncul pertanyaan apakah kalau anak umur 3 tahun pandai bahasa inggris dia bakal jadi penerjemah, atau guru les tentu tidak,

dan sebenarnya yang membutuhkan itu orang tuanya dengan maksut seperti tadi memamerkan ke tetangga dan secara tidak langsung ini sudah menjadi seperti sirkus anak. Memang untuk bisa berbahasa asing itu penting akan tetapi saat anak usia 1-3 tahun itu ialah tahap bermain 4-5 tahap usia belajar sambil bermain dan barulah di usia selanjutnya sang anak belajar dan diajari dgn lebih tekun dan serius