Damar Juniarto
www.kompasiana.com/damdubidudam

TERVERIFIKASI

Ayah dari #babylux dan suami dari @kunyita. Bekerja sebagai penulis. Bergiat sebagai publicist dan new media publisher di Scriptozoid! http://scriptozoid.wordpress.com Sudi berkenan mampir ke blog saya http://damdubidudam.wordpress.com
Kompasianer sejak:
16 November 2011
Tulisan : 24 artikel
Komentar : 218 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadi Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

New Media

Punya Mimpi, Tapi Gak Punya Duit? Tenang! Ada Angin Segar dari Crowdfunding

Selalu mentok mencari biaya untuk proyek-proyek idealis, memulai bisnis awal dari impian, atau menginisiasi gagasan kemanusiaan? Kini ada yang baru di ranah media sosial kita! ...

HL | 14 jam yang lalu

426   16   dibaca 3 bermanfaat

Kuliner

Manjakan Diri dengan Jajanan Sehat di Smooch Unlimited Frozen Yoghurt

Takut gemuk tidak pernah terjadi di generasi mereka yang lahir di bawah tahun 60-an di negeri ini. Bagaimana tidak, untuk makan saja susah. Bisa gemuk ...

HL | 15 May 2012 21:20

214   41   dibaca 1 aktual

Bahasa

Hitam-Putih Cerita Anak Kita

Bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup, kita belajar. - pepatah Bahasa Latin “Non scholae, sed vitae, discimus“, begitulah bunyi pepatah Bahasa Latin. Artinya “bukan untuk sekolah, ...

REP | 9 May 2012 19:33

74   4   dibaca 1 inspiratif

New Media

89 Persen Untuk Perubahan Indonesia

Dunia sudah mencatat, Indonesia negara paling maju soal social media. Data terkini dari Marketbiz misalnya, merincikan total 89 persen dari total populasi Indonesia yang sudah ...

OPINI | 9 April 2012 19:31

114   9   dibaca 1 inspiratif

Bahasa

Memburu “Nyawa” Salman Rushdie

Sejak darahnya dihalalkan lewat fatwa Ayatullah Khomeini tahun 1989, kekerasan terus membayangi gerak-gerik Salman Rushdie. Bahkan kekerasan tak cuma tertuju padanya, melainkan pada semua orang ...

OPINI | 9 April 2012 19:13

186   5   dibaca Nihil

Bahasa

Matinya Tukang Kritik dan Menanti Kelahiran Kritikus Baru (Tanggapan untuk George dan Zulfikar)

Bertentangan dengan apa yang diharapkan banyak pihak, kritikus justru telah lama mati sehingga karya-karya yang ada seolah berjalan tanpa kritik. Sebenarnya siapa yang berkepentingan atas ...

OPINI | 28 December 2011 19:26

173   22   dibaca 3 bermanfaat

Cermin

Pondasi dari Batu

Ibu ceritakan padaku tentang papa, rajukku. Ibu menoleh dan menatapku erat. “Dia telah pergi nak, sepuluh tahun lalu.” Iya aku tahu, jawabku. Kalau begitu ceritakan padaku papa waktu ...

FIKSI | 23 December 2011 10:33

70   6   dibaca 2 inspiratif

Cermin

Facade

Pada malam itu, kematian datang menemuiku. “Akulah kematian,” sapamu. Aku mengangguk, kubilang kukenal ia. Ia tampak heran. “Darimana kau kenal aku?” Maka kukatakan, ia kukenal saat kujabat tangan papaku sebelas ...

FIKSI | 22 December 2011 16:33

36   6   dibaca Nihil

Puisi

Kupanggil Kau Matahari, Ibu

Kupanggil kau matahari, ibu, karena sinarmu selalu menerangi petak jalanku. Saat muncul akar pada benih dan dahan-dahan kecilku mulai menggapai langit, ke arahmu sebenarnya aku ...

FIKSI | 14 December 2011 22:41

285   15   dibaca 3 inspiratif

Bahasa

Adakah Tali-Temali Sastra dan “Pemberontakan”?

Pemberontakan rakyat terjadi di Mesir tahun 2011 ini. Sementara itu sekian lama sastra di Timur Tengah (Negara-negara Arab hingga Mesir) kerap mengusung tema “pemberontakan” dan ...

OPINI | 14 December 2011 13:48

89   10   dibaca 1 menarik
1 2 3 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: