Dede Supriyatna
www.kompasiana.com/d2

anak desa yang terjebak dalam keramaian kota. dan sekarang bersyukur bisa menetap di http://www.angkringanwarta.com
Kompasianer sejak:
2 September 2010
Tulisan : 37 artikel
Komentar : 281 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadi Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Bahasa

Flu Unggas, Bukan Flu Burung

catatan ini pernah di muat di www.angkringanwarta.com, sebuah cataan yang diambil dari sebuah  diambil berdasarkan pengalaman kami. Saat itu, saya bersama dengan teman mencoba untuk ...

REP | 22 January 2012 00:29

37   0   dibaca Nihil

Catatan Harian

Hio, Hio, Hio

Malam itu, (22/11)-Secangkir kopi telah siap untuk dinikmati, kupulan asap rokok memadati ruangan yang berukuran kurang lebih 3×4 M. Alunan musik terdengar menyertai percakapan kami, ...

OPINI | 5 December 2011 20:42

46   4   dibaca Nihil

Puisi

Penggadai Tubuh

adalah sepi yang tercabutnya ramai, tapi aku sedang berada di pasar membiarkan tubuh tercabikcabik elang berteriak menangis sejadijadi layaknya bayi tak ada jawaban atas segenap pertanyaan hanya melampirkan secarik ...

FIKSI | 12 October 2011 21:03

76   2   dibaca 1 aktual

Sosbud

Miskin Dulu, Baru Beli Premium

Bersubsidi hanya untuk golongan bawah, ungkapan yang tertera di spanduk yang terpajang di tempat pembelian bahan bakar kendaraan. Dengan tulisan tersebut diharapkan mampu mengalihkan penggunaan ...

OPINI | 18 July 2011 20:41

53   4   dibaca 2 aktual

Puisi

Mendengkur

mendengarnya terasa begitu nikmat sambil berharap andai saja saya bisa…………….. tentunya sekarang saya ada di hotel sambil berpuas diri untuk mendengkur bukan di ruangan ini yang selalu bertarung dengan nyamuk membuat malamku ...

FIKSI | 1 June 2011 02:24

42   2   dibaca Nihil

Puisi

Bendara Putih di Papan Catur

sebelum kukibarkan bendera putih dan berkibarannya bendara kuning kuharap masih tetap melangkah serat benar terasa hanya putaran waktu yang membawaku kembali memejamkan mata memang aku tak mengetahui langkah ini tak seperiti ...

FIKSI | 28 May 2011 04:41

54   4   dibaca 1 inspiratif

Sosbud

Hilangnya Nilai Sosial

...

OPINI | 22 May 2011 19:38

36   3   dibaca Nihil

Puisi

Hampa adalah Ada

Percuma saja kau paksakan Agar angka-angka Melahirkan kata Kenapa juga kupaksakan untuk ada lalu biarlah tanya menjadi hampa dengan kehampaan yang menjadi ada sebab hampapun adalah ada silahkan mampir di http://renungan-perkata.blogspot.com ...

FIKSI | 28 April 2011 05:10

90   7   dibaca 1 menarik

Puisi

suara zaman

inikah revolusi terlahir dari magma suara rakyat merakyat dari gedung inikah pembangunan terlahir dari tanah suara rakyat merakyat dari apartemen inikah reformasi terlahir air suara rakyat merakyat dari hotel ...

FIKSI | 15 April 2011 01:27

48   5   dibaca 2 inspiratif

Puisi

Bersyukur

matahari berangkat tidur ombak menganyunkan-ayunkan sampan tangan kekar mendayung menyelinap antar kapal-kapal esok akan ada yang naik sampan sambil mengisap rokok sambil menanti sembelum matahari tak berdaya atau sekedar duduk di tepi pelepas ...

FIKSI | 12 April 2011 14:00

54   26   dibaca 1 menarik
1 2 3 4 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: