Hei, Ini Jalan Kami, Bukan Jalan Nenek Moyang Lo!

26 April 2012 02:41:42 Dibaca :

jakarta, oh jakarta.
ibukota tempat semua kota tertuju padanya.

ayo neng ke jakarta, nanti bisa kaya disana.
biasa nya begitu cerita di sinetron sinetron yang menceritakan suasana kampung yang asri, tapi harus ditinggalkan karena kemewahan jakarta jauh lebih menjanjikan.

menurut saya pemikiran kalian salah.
jakarta itu ga enak. ga se mewah yang kalian bayangkan.
kalau mau kesini, tapi belum jelas mau kemana arahnya, mending pulang aja, hidup di kampung jauh lebih enak.

saya juga bukan orang jakarta asli,
suasana kampunglah yang saya rindukan.
kampung yang tertib, ga ada semrawut kaya disini.
jalan tol aja kq bisa macet ?
dimana jalan tanpa hambatan nya ?

sangat disayangkan pengendara di jalan ibu kota ini.
saya tau kalian punya SIM tapi kalian tak punya attitude pengendara.
seenaknya serobot kanan kiri, pengen cepet sampe.
hei motor, kalian begitu malah makin padet, 1 nerobos, diikutin yang lain.
1 dari kanan, temen nya banyak di belakang.
seat seot gayanya kaya lagi di arena moto GP.
yang dipake kacamata item, bukan helm.

sejujurnya kalian lebih terlihat ganteng pake helm, mukanya ga keliatan :d
dibanding pake kacamata doank, ngebut, knalpot dibuka, berisiknya udubilah.

jalan itu bukan hanya tentang anda dan kendaraan anda, atau saya dengan busway yang saya tumpangi,
tapi jalan ini milik bersama.
semua juga sama, ingin cepat sampe, mau kerja.
cuma bukan begitu caranya. MEMBAHAYAKAN.
emank anda selamat, tapi yang lain jadi kagok, paling apes jatuh.

laganya seat seot, lewat kanan masuk kiri, kalau udah nge-gubrak aja, horeeeeeeeeee saya yang ketawa paling pertama.

bukan dengan hanya menunjukan uji lulus SIM anda, berarti anda bisa mengendarai, tolong perhatikan attitudenya mas bro, mba bro.
keselamatan itu milik bersama, bukan semata karena kecepatan, tapi karena kita tau cara berkendara.

Cicilia Anne

/ciciliaanne

belajar dari apa yang dilihat, mendengar dari apa yang diterima...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?