Saat Dikuasai Amarah

20 Oktober 2016 02:53:47 Diperbarui: 20 Oktober 2016 03:10:59 Dibaca : Komentar : Nilai :
إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ
Apabila seseorang di antara kalian marah makah hendaknya diam. [HR Ahmad]

Marah berpotensi menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri maupun orang lain dan lingkungan sekitarnya. Dalam kondisi marah, seseorang kerap lebih banyak dikuasai emosi ketimbang akal sehat. Itulah mengapa Islam melarang seorang membuat keputusan dalam kondisi marah. Sebab, sikap yang adil membutuhkan ketenangan dan kejernihan hati dan pikiran. Diam menjadi solusi tepat untuk menghindari dampak buruk dari kemarahan. Diam juga menjadi momen kontemplasi, menunduk beberapa saat untuk memikirkan kembali seberapa penting kemarahan itu berfaedah. Wallâhu a‘lam
 
 
Kunjungi www.nu.or.id

Fauzi Efendi

/catatanipensicha

خير الناس انفعهم لناس "pendatang baru di kompasiana, ingin belajar dari kalian"
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article