Budhi Wiryawan
www.kompasiana.com/budhiwiryawan

TERVERIFIKASI

mengikuti kemana darah ini mengalir....
Kompasianer sejak:
8 July 2012
Tulisan : 482 artikel
Komentar : 932 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Retak Cinta di Sepotong Kue Donat

sepotong donat belum cair benar leleh coklatnya sebab dua jam yang lalu pertengkaran itu belum menguap dari sisa mulut dan telinga yang pengap sepasang pasutri, barangkali surat nikahnya pun ...

FIKSI | 3 jam yang lalu

71   2   dibaca Nihil

Puisi

Tak Ada Dongeng Malam ini, Anakku

Ini bukan cerita fiksi, anakku malam ini ayah tak bisa membawa pulang segepok dongeng seperti malam-malam yang berlalu tapi ini kisah sedih, nyata, dan melelahkan jika harus kuceritakan kepadamu sampai ...

FIKSI | 16 jam yang lalu

50   2   dibaca Nihil

Puisi

Ingin Kulahirkan Anak Puisi

Aku harus menjadi puisi biar angin terbangkan aksara biar pohon menyiur menggerakkan kata biar lereng terjal seperti titian paragrap yang menyusun diksi dan jeda anak kalimat Siapa ingin memberi judul atau ...

FIKSI | 24 May 2013 06:19

109   6   dibaca Nihil

Puisi

Seperti Surat Tanpa Alamat

seperti surat tanpa alamat kemana kuterbangkan sayap merpati di rumahmu tentu terhalang bayang, oleh pekat daun pintu rumahmu yang tak pernah punya warna harapan lalu kuberikan pada angin biar sirip angin mencari ...

FIKSI | 23 May 2013 17:29

135   0   dibaca Nihil

Puisi

Mengapa Harus Mei?

terkenang aku akan ucapanmu : “selamat pagi kekasih” hari demikian indah, bunga-bunga seperti tak pernah layu batang mahoni seperti tak bisa lapuk, ranting-ranting pohon kencang memegang jari jemari ...

FIKSI | 22 May 2013 06:44

207   10   dibaca Nihil

Puisi

Sajak Sapu dan Lidi

lalu untuk apa sapu dan lidi ini teronggok di lantai jika hanya ditelantarkan lalu sembunyi di ruang gelap bertanyalah  ia sang sapu : “sampai kapan, aku kau biarkan menunggu datangnya si ...

FIKSI | 21 May 2013 03:35

130   6   dibaca Nihil

Puisi

Dinding Kamarku Adalah Puisi

dinding kamarku adalah puisi yang meredam konflik batin dan emosi yang menyusun aksara demi aksara hingga lahirlah sejumlah kata kerja pernah suatu ketika dinding kamarku berubah menjadi karang karena tahu ada ...

FIKSI | 20 May 2013 03:57

115   0   dibaca Nihil

Puisi

Ideal Itu Hanya Ada di Langit

kau pikir jika saat ini kita sedang bermimpi bukan karena kita tak pernah punya realita sedang langit masih menyediakan tempat yang luas untuk meletakkan impian dan cita-cita itu maka ...

FIKSI | 19 May 2013 09:15

153   12   dibaca Nihil

Puisi

Cinta Bersemayam di Darah

jika jarak membuatmu cemburu maka cinta bisa sedepa jauhnya bisa juga tak terukur, karena mistar tak membuatkan angka di belakang mili jadi tak  ada rindu yang bisa membatu karena tak ...

FIKSI | 18 May 2013 19:38

158   6   dibaca Nihil

Puisi

Kemana Darah Cinta Drupadi?

“Kukumpulkan darah dari rambut jambangku,  ini darah halal dari vena yang mengalir di tubuh Dursasana, kangmbok Drupadi”  kesetiaan Bima pada sang kakak memuncak, Melodrama kehidupan ini menelisik ...

FIKSI | 18 May 2013 08:54

105   10   dibaca Nihil
1 2 3 ... 49 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: