Bona Ventura Ventura
Bona Ventura Ventura karyawan swasta

#Dear TwitterBook, #LoveJourneyBook @leutikaprio

Selanjutnya

Tutup

pilihan

Kompasiana Visit Alam Sutera: Rumahmu, Bahagiamu

17 Februari 2017   18:56 Diperbarui: 17 Februari 2017   19:09 78 0 0
Kompasiana Visit Alam Sutera: Rumahmu, Bahagiamu
Foto Bersama Kompasiana Visit - Foto: IG Alam Sutera Realty

Bis Sutera Loop siap mengantar Kompasianer - Foto: DokPri
Bis Sutera Loop siap mengantar Kompasianer - Foto: DokPri

Suasana dalam bis, pemandu sedang menyampaikan beragam informasi - Foto: DokPri
Suasana dalam bis, pemandu sedang menyampaikan beragam informasi - Foto: DokPri

Simulasi menggunakan panic button - Foto: DokPri
Simulasi menggunakan panic button - Foto: DokPri

Keadaan di dalam gedung ASCC - Foto: DokPri
Keadaan di dalam gedung ASCC - Foto: DokPri

Sesi bincang-bincang Kompasiana Visit: Gaya Hidup Sehat Selaras Alam (ki-ka: Yovita, Bu Lilia, Mas Raja) - Foto:DokPri
Sesi bincang-bincang Kompasiana Visit: Gaya Hidup Sehat Selaras Alam (ki-ka: Yovita, Bu Lilia, Mas Raja) - Foto:DokPri

Rute bis Sutera Loop - Sumber gambar: situs Alam Sutera Realty
Rute bis Sutera Loop - Sumber gambar: situs Alam Sutera Realty

Dua hal yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah bercokolnya impian dan harapan dalam dirinya. Impian dan harapan tersebut yang membuat manusia terus disuntik semangatnya untuk menjalani hidup. Zaman kerajaan dahulu kesuksesan seseorang dapat dilihat dari kepemilikan kuda (turangga) dan rumah (griya). Dalam konteks masa kini, turanggadigantikan dengan kendaraan roda empat.

Dalam konteks kekinian, kepemilikan rumah sendiri masih menjadi cita-cita semua orang. Ada ungkapan menarik, “Biar bocor gak papa, yang penting udah rumah milik sendiri.” Harkat dan martabat seseorang semakin meningkat, jika ia sudah sah memiliki rumah. Tetapi kini memiliki rumah tak semudah seperti dahulu. Ada beragam pertimbangan yang perlu dipikirkan. Dari harga, lokasi, fasilitas rumah, dan kemampuan finansial.

Terkadang manusia perlu dikondisikan dalam keadaan terdesak untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Jika terus menunda-nunda, harga rumah semakin melambung. Konon, kenaikan harga rumah tiap tahun adalah 100%. Oleh sebab itu, salah satu jenis investasi yang paling sering disarankan oleh penasihat keuangan adalah investasi properti. Mengingat harga rumah yang terus naik tiap tahun, maka menunda membeli rumah tahun ini sama saja dengan siap-siap menyaksikan harga rumah melonjak tahun depan.

Beragam upaya memiliki rumah diusahakan seseorang dengan menabung lalu membeli tanah dan membangun rumah atau menabung untuk segera dapat membeli rumah dengan fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah) suatu bank. Bagi orang yang memiliki uang tunai dalam jumlah besar, membeli tunai rumah yang diimpikan adalah keniscayaan. Sebaliknya, bagi orang yang terbatas dalam kepemilikan uang tunai, namun berpenghasilan tetap dapat mempertimbangkan fasilitas KPR suatu bank untuk menggapai rumah impian.

Pertimbangan Membeli Rumah

Kini seseorang membeli rumah cenderung lebih memilih rumah di dalam kompleks perumahan. Beragam keuntungan diperoleh, jika membeli rumah di kompleks perumahan. Apalagi jika pengembang perumahan tersebut terkenal baik rekam jejaknya. Salah satu pengembang perumahan terpercaya adalah Alam Sutera.

Awalnya Harjanto Tirtohadiguno beserta keluarga mendirikan perusahaan pada 3 Nopember 1993 dengan nama PT Adhihutama Manunggal berfokuskan di bidang properti. Seiring perkembangan perusahaan tersebut, berubah nama menjadi PT Alam Sutera Realty, Tbk dengan akta tertanggal 19 September 2007 No. 71 dibuat oleh Misahardi Wilamarta, S.H., notaris di Jakarta. Berstatus Tbk (terbuka) maka pada 18 Desember 2007, PT. Alam Sutera menjadi perusahaan publik dengan melakukan penawaran umum di Bursa Efek Indonesia.

Salah satu lokasi perumahan di Serpong, Tangerang yang menjadi ikon kawasan adalah perumahan Alam Sutera. Kawasan ini mulai dikembangkan pada tahun 1994. Alam Sutera merupakan proyek pertama kawasan terpadu yang dibangun PT. Adhihutama Manunggal (kini PT. Alam Sutera Realty, Tbk). Kini kawasan hunian Alam Sutera sudah selesai dilakukan. Fokus PT. Alam Sutera kini mengembangkan tahap kedua yang lebih menitikberatkan kepada pembangunan area komersial. 

Selain itu, menurut keterangan Marketing Director PT Alam Sutera Realty, Tbk., Lilia Sukotjo, ketika menerima rombongan Kompasianer dalam acara “Kompasiana Visit: Gaya Hidup Sehat Selaras Alam di Alam Sutera” pada Minggu pagi, 12 Februari 2017, PT. Alam Sutera mulai memasarkan beberapa kluster baru di proyek Suvarna Padi Golf Estate, Pasar Kemis, Tangerang dan pengembangan kawasan Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Perumahan Berkualitas

Setelah punya rumah, apa cita-citamu?

Kecil saja: ingin sampai rumah

saat senja supaya saya dan senja sempat

minum teh bersama di depan jendela

(Cita-cita, Joko Pinurbo)

Sejauh manapun manusia pergi, rumah adalah tempat ia akan kembali. Tidak ada yang lebih membahagiakan seusai lelah beraktivitas, disambut oleh rumah yang asri dan nyaman. Cuplikan larik puisi Joko Pinurbo mungkin sebagian yang dirindukan banyak orang. Sampai rumah saat senja => melakukan hal yang disuka di beranda/ di depan jendela. Bahagia itu sederhana, seperti minum teh bermandikan senja di depan jendela, mengajak anak bermain di halaman/ area rumah, menyiram tanaman.

Perumahan Alam Sutera memanjakan penghuninya dengan beragam fasilitas berkualitas. Untuk menjamin keamanan penghuni disediakan panic button. Pada Kompasiana Visit hari Minggu pagi, 12 Februari 2017 Kompasianer diperkenankan mencoba fasilitas panic button. Hanya dalam waktu 5 menit laporan melalui panic button langsung direspon. 

Penanggung jawab keamanan menyampaikan bahwa andai pelapor berada di lokasi yang agak jauh, maksimal dalam 10 menit laporannya ditindaklanjuti. Penulis sungguh kagum tentang panic button tersebut. Sejauh yang penulis ketahui, fasilitas ini masih jarang tersedia dalam perumahan di wilayah Indonesia.

Fasilitas panic button di Alam Sutera ini sudah seperti fasilitas perumahan/ kawasan di luar negeri. Di Alam Sutera panic button tersebar di sepanjang jalur utama Green Tunnel. Fasilitas ini dilengkapi dengan voice and video security system ini berfungsi untuk memudahkan warga yang tengah menghadapi kegentingan. Ketika dicoba oleh salah satu pendamping turing Kompasiana Visit, seusai menekan panic button ia dapat langsung berkomunikasi dengan petugas Alam Sutera Command Center (ASCC) untuk mendapatkan pertolongan secara cepat. Langkahnya:

1. Cukup dengan menekan panic button

2. Bunyi sirene dan lampu darurat akan menyala

3. Seketika warga langsung terhubung dengan URC (unit reaksi cepat).

Penanggung jawab keamanan saat Kompasiana Visit mengungkapkan kepada Kompasianer bahwa ASCC Reponse Team akan segera mengambil tindakan sesuai tingkat kegentingan. Jika laporan yang masuk sangat genting, maka URC akan bekerjasama dengan pihak kepolisian.

Perumahan di Alam Sutera bersistem kluster dengan satu pintu keluar dan masuk, sehingga petugas satpam dapat mengetahui siapa saja yang masuk ke area kluster. Bu Lilia Soekotjo dalam acara Kompasiana Visit, 12 Februari 2017 menyampaikan bahwa keamanan kluster siaga 24 jam.

Perumahan Hijau Berwawasan Lingkungan

Rumah bernuansa hijau adalah rumah masa depan. Rumah hijau salah satu ciri yang ramah lingkungan dan hidup berkelanjutan. Alam Sutera mengedepankan kawasan ramah lingkungan dan hidup berkelanjutan. Bu Lilia menginformasikan bahwa di kawasan Alam Sutera tidak diperbolehkan ada tempat sampah di depan rumah. Tempat sampah menjadi sarang lalat dan dapat menimbulkan penyakit. Oleh sebab itu, di Alam Sutera sampah rumah tangga dimasukkan ke plastik untuk diambil petugas kebersihan kawasan pada jam pengambilan sampah yang telah ditentukan.

Lingkungan hijau dan hidup berkelanjutan menjadi poin kekuatan Alam Sutera. Kawasan lingkungan yang terjaga akan menciptakan kehidupan yang nyaman dan berkualitas bagi segenap penghuni di Alam Sutera. Ciri khas kawasan Alam Sutera yang penulis lihat kala Kompasiana Visit, 12 Februari 2017 adalah adanya green tunnel(kanopi hidup), deretan pepohonan trembesi yang menjadikan indeks udara bersih pada kisaran 0,18 – 0, 24.

Selain pengelolaan sampah dan kanopi hidup alami, Alam Sutera juga memiliki beberapa danau untuk memperindah kawasan dan sebagai resapan air hujan. Lingkungan yang hijau menunjang hidup keberlanjutan para warga Alam Sutera. Tersedianya beragam fasilitas seperti sport hall, kolam renang hampir di setiap kluster, taman, trek berlari, dan trek bersepeda semakin menunjang gaya hidup sehat keluarga. “Beragam fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan sosial warga Alam Sutera,” ujar Bu Lilia.

Smart City

Dalam Kompasiana Visit tersebut, Bu Lilia juga mengatakan bahwa Alam Sutera mengembangkan hunian berkonsep smart township. Beberapa kluster Alam Sutera sudah dilengkapi Fiber to the Home (FTTH), free wifi di area public, panic button terkoneksi dengan ASCC, dan sistem transportasi berbasis GPS: Sutera Loop. Sebelum mendengar pemaparan dari Bu Lilia dan Ms. Yovita (Miss Scuba International 2012), Kompasianer diajak berkeliling dengan menaiki Sutera Loop. Bis berkonsep klasik dengan warna merah ini sungguh menyita perhatian. Beberapa Kompasianer berfoto dengan latar belakang bis tersebut.

ASCC menjamin dan memantau keamanan selama 24 jam. Seluruh kawasan Alam Sutera dipantau dengan kamera CCTV yang tersebar di 126 titik. ASCC juga memantau lalu lintas di seluruh kawasan. Dari gedung ASCC ini, laporan panic button ditindaklanjuti. Ruangan ASCC yang terbatas ini ternyata boleh dikunjungi oleh Kompasianer. Kami mendapat penjelasan singkat tentang operasional ASCC. Ditutup dengan kami berfoto bersama berlatarbelakang ratusan kamera.

Rangkuman Sesi Perbincangan

Kawasan Alam Sutera sudah menjadi pilihan beberapa perusahaan besar untuk mengembangkan sayap bisnisnya. Ikea, BCA, Alfamart, Deltomed, Kino Care dan masih banyak perusahaan yang sudah siap berinvestasi. Kehadiran beragam perusahaan besar tersebut meningkatkan nilai jual kawasan Alam Sutera sendiri sebagai kawasan hunian yang terintegrasi dengan kawasan bisnis. Pengembang Alam Sutera lebih dulu berkecimpung di industri tekstil. Pengembangan Alam Sutera dari awal mengkreasikan konsep hunian hijau dan ramah lingkungan.

Bu Lilia juga menyampaikan pengembang Alam Sutera Realty, Tbk. memiliki proyek di Garuda Wisnu Kencana, Bali; Suvarna Sutera, Pasar Kemis, Tangerang; Kota Ayodhya, Tangerang, dan The Tower, CBD Jakarta. Selain itu, pada bulan Desember 2017 Alam Sutera akan mengeluarkan produk terbaru yang kala Kompasiana Visit masih dirahasiakan. Semoga pada bulan tersebut Alam Sutera mengundang kembali Kompasianer.

Rangkuman Sesi Tanya Jawab

Pada sesi ini pertanyaan seputar Alam Sutera dan rencana pengembangan kawasan ke depan. Bu Lilia mengungkapkan cara Alam Sutera membangun kluster dan kawasan hunian dengan bertanya ke 17 konsultan, arsitektur di Alam Sutera bertema tropis, cara Alam Sutera berkompetisi dengan pengembang di sekitar (ecology planning method, smart township, green environment, direct access, dan 24 hours security services).

Alam Sutera selalu menginformasikan peta kawasan sebelum pengembangan agar konsumen dapat memantau area RTH (ruang terbuka hijau) tidak dikorbankan untuk pengembangan kawasan komersial. Di penutup sesi ini, Bu Lilia menegaskan untuk tidak ragu memiliki rumah di Alam Sutera karena memiliki 3 keunggulan:

  • Healthy living
  • High investment return
  • World class developer

Penutup

Keamanan dan kenyaman rumah menyumbang kebahagiaan seseorang. Produktivitas pun akan meningkat jika rumah nyaman dan aman. Kawasan terpadu Alam Sutera siap menjadi pilihan masyarakat yang hendak memiliki kehidupan nyaman dan berkualitas (rumah/ lokasi bekerja/ berbisnis). Dari rumah segala hal bermula. Jangan sampai rumah menjadi sumber masalah dan pangkal ketidakbahagiaan hidup. Bait puisi Joko Pinurbo berikut dapat jadi pengingat:

Ah, cita-cita. Makin hari kesibukan

makin bertumpuk, uang makin banyak maunya

jalanan macet, akhirnya pulang terlambat.

Seperti turis lokal saja,

singgah menginap di rumah sendiri

buat sekedar melepas penat.


Sumber pendukung:

Situs Alam Sutera Realty

Leaflet Alam Sutera Residential

Instagram Alam_Sutera_Realty