Jakarta akan Banjir Lagi?

03 Februari 2010 02:31:00 Diperbarui: 26 Juni 2015 11:06:50 Dibaca : 227 Komentar : 0 Nilai : 0 Durasi Baca :

Gambar disamping adalah gumpalan awan gelap di atas Jakarta yang diambil pada 27 Januari 2010. Menjelang pertengahan Pebruari pemandangan awan gelap seperti ini jadi nampak semakin sering terlihat.

Jika mungkin anda masih ingat, pada tanggal 2 pebruari 2002, terjadi banjir besar  di sebagian besar area Jakarta yang menimbulkan kemacetan total selama lebih dari 10 jam. Saya ingat, pada waktu itu saya berada dalam kendaraan saya di tengah jalan di Pondok Indah, semua kendaraan berhenti karena akses ke Fatmawati, Karang Tengah, Pondok Cabe, Ciputat, Jl. Deplu, dan Tanah Kusir yang semuanya dilintasi oleh Kali Pesanggrahan terendam berjam-jam dan bahkan berhari-hari khususnya daerah Tanah Kusir.

Jika anda secara rutin melintasi daerah yang rawan banjir, sebaiknya mulai mempersiapkan diri atau waspada terhadap bahaya banjir yang mungkin berulang seperti tahun tersebut. Sebagai pengingat saja, mungkin ada manfaatnya, silahkan baca tips berikut:

Pastikan HP anda memiliki batery cadangan, sehingga di saat diperlukan HP anda siap untuk digunakan.

Jika anda sedang dalam perjalanan terjadi hujan besar, usahakan anda mendapatkan update dari siaran radio di dalam kendaraan anda, menyangkut akses perjalanan anda. Dengan demikian jika terjadi banjir di lintasan yang akan anda lalui, anda lebih dulu bisa menghindari atau berhenti di daerah yang tinggi dan aman.

Pastikan anda membawa perlengkapan seperti jas hujan, sepatu boot karet, senter, makanan kecil, dan minuman, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi banjir kategori demikian, meski anda terlantar setidaknya anda tidak kelaparan.

Usahakan tangki bahan bakar kendaraan anda selalu penuh, mengingat pada kondisi terburuk, umumnya stasiun pompa bensin akan tutup, atau juga kebanjiran.

Saat terjadi hujan deras dan mengarah pada banjir besar, hindari daerah yang rendah, atau daerah-2 tempat lintasan kali, pada kondisi ini, air kali yang meluap bisa mengalir dengan deras dan mampu menghanyutkan kendaraan sekaligus.

Akan lebih baik jika anda tidak membawa kendaraan, yaitu jika anda mulai menyadari kemungkinan-kemungkinan terburuk bajir besar tersebut dapat terjadi dalam waktu waktu dekat ini.

Jika anda tidak membawa kendaraan, tetap anda harus berhati-hati saat berjalan melintasi daerah-daearah banjir, anda mesti mengerti benar apakah anda berjalan bukan di daerah yang berlubang atau jalur selokan, atau lintasan kali dengan arus yang deras, atau mungkin bahaya petir dan sebagainya.

Dengan mempersiapkan diri terhadap kemungkinan bencana dan berhati-hati dalam menghadapi situasi bencana ini, kita berharap dapat bertemu kembali dengan keluarga yang selalu mendoakan akan keselamatan setiap anggota keluarganya.

Bijogneo Bijogneo

/bijogneo

Menulis, membaca, mengomentari, dikomentari, ok-ok saja. http://bijogneo.blogspot.com/
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana