Angin

12 Februari 2014 22:54:46 Diperbarui: 24 Juni 2015 01:53:23 Dibaca : Komentar : Nilai :

angin berita

angin berbisik

angin berhembus

angin menjatuhkan

angin mematahkan

angin menghancurkan

datang dan pergi sesukanya

entah dari mana datangnya

entah ke mana perginya

entah siapa yang telah menebar bibitnya

di ladangku ia tumbuh menjadi tanaman liar

tumbuh membesar, berdaun awan berbuah badai

angin berjaring menggiring dari balik berita-berita

memerangkap sekelompok belibis di rawa-rawa tak bertepi

angin tajam memenggal lehernya, pada bara api angin membakar

ah jangan terlalu percaya pada kabar angin

karena ia tak bisa digenggam

namun kadang nyata akibat perbuatannya

karena angin kencang banyak pohon yang patah

karena angin perubahan banyak penguasa yang jatuh

karena angin topan campur badai banyak negri yang hancur

bila engkau penasaran dengannya

ikuti saja kemana arah angin berlari

di ujung masanya ia 'kan berhenti sendiri!!!!

Beni Guntarman

/beni.guntarman

TERVERIFIKASI

Saya penggemar sastra, khususnya puisi. Menulis untuk belajar dan agar tidak mudah menjadi pelupa. Sekali-kali menyimak politik dan ekonomi, agar tidak buta.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article