Bang Kemal
www.kompasiana.com/bangkemal0622

Acuan kerangka awal, pelajaran SD/SMP, berpancasila. Hehe...seorang awam yang mau belajar. Terima kasih Kompasiana, Terima kasih Netter se-Indonesia. Mari berbagi........... dalam rumah yang sehat dan SOLID.
Kompasianer sejak:
3 April 2010
Tulisan : 74 artikel
Komentar : 767 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadi Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Bebaskan Imajinasi

Di mahligai pelangi, batinmu ziarah di kubah suratan, menangkuk zarah di saat yang sama, engkaukah dia kelopak syair, bersemu bahagia? Hening alam merasuk sukma kian melenjan segala ...

FIKSI | 4 March 2012 08:08

55   6   dibaca Nihil

Cerpen

Satu Hari Tiga Tahun Untuk Anakku

“Aku tidak salah. Tapi mengapa aku ditendang?” Sang anak bertanya sambil menangis. “Abang pernah berbuat jahat?” Tanya ayah. “Aku baik kok. Dianya yang begitu terus.” Sang ayah berusaha ...

FIKSI | 18 February 2012 16:08

103   2   dibaca Nihil

Novel

Gerai Kahveh

Gerai Kahveh di seberang kampus telah menjadi persinggahan terfavorit sepanjang kenangan. Tersedia di sana bagi pengunjung fasilitas free wifi. Kondrad yang ditemani secangkir kopi sedang ...

FIKSI | 6 February 2012 10:44

65   7   dibaca 2 inspiratif

Novel

Rahasiamu Rahasiaku

“Kabur lagi, kabur lagi. Kapan aku bisa jewer telingamu Dessy Pujiastuti? Hayo mau kemana?” Terdengar suara Kondrad berat menahan beban di hati. Dessy yang merasa jengah ...

FIKSI | 6 February 2012 10:30

152   11   dibaca 1 menarik

Puisi

Sesendok St. Helena Sensasi Nasionalisme

I Blah-blah demagogis, dan aku melihat diriku di sana. Kekasihku, turunlah berdansa denganku, sebab di mata hatimu telah terbaca. Lihat phantom pun tersenyum, meneguk cita rasa ...

FIKSI | 24 January 2012 05:38

68   8   dibaca Nihil

Novel

Cinta Sejati Sang Penakluk Samudera

Setelah sekian lama mendedikasikan diri sebagai pelaut pelayaran nasional maupun internasional, dari sebuah agency worldwide for oil tankers, kapal oil supppy milik Jepang tempat kerjanya ...

FIKSI | 15 January 2012 20:18

83   11   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Kekasih atau Teman, Vien Bertanya

Kapas putih rebah di tapak tangan tapi seribu nada sepi berakhir di tengah tembang kemenangan Kuntum-kuntum bunga penanda alam terikat dalam satu ikatan tapi seribu impian gugur bersama ...

FIKSI | 15 January 2012 17:27

89   9   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Mimbar Rumah Kita, Terima Kasih Indonesiaku

Rumbai-rumbai selendang pawana mengusap roma di wajah dengan liuk lembut Iringan tarian maharani biru selaras debur-debur ombak membuai dalam ritme Nyiur hijau tak hiraukan senja memaksa berlalu, ...

FIKSI | 10 January 2012 03:10

33   16   dibaca 1 inspiratif

Cermin

Untuk Nafas Ayahku, Terimakasih Tuhan

“Opa nanti seperti mbah, dikuburin?” “Tidak bang*, opa pasti sehat lagi.” “Kasihan opa, nanti kita lihat yuk. Kita doa, biar opa cepat sembuh” ________ Rasa menyesah tulang dada, nafas-nafasku ...

FIKSI | 28 November 2011 11:22

128   31   dibaca 4 inspiratif

Puisi

Di Sana, Bendera Setengah Tiang, …….

Gemuruh di dada, seia sekata derap kaki-kaki melangkah adakah nyawamu, juga nyawaku? ……… Wahai engkau, di bilik bungker lama kawat-kawat berduri, angker adakah, sangarmu juga, sejarahku? ……… Tangis ayah ibu ...

FIKSI | 24 November 2011 18:05

50   14   dibaca 1 inspiratif
1 2 3 ... 8 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: