HIGHLIGHT

Inilah Kronologi Tawuran SMA 6 dan SMA 70

25 September 2012 02:01:22 Dibaca :
Inilah Kronologi Tawuran SMA 6 dan SMA 70

foto: komhukum.com Tawuran pelajar yang melibatkan siswa SMAN 6 dengan SMAN 70 Jakarta memakan korban jiwa.  Kronologi tawuran yang membuat Alawi tewas tersebut pun diungkap Kepala Reserse Kepolisian Resor Jakarta Selatan.  Seperti apa kejadiannya? Pada Senin, 24 September 2012 di bundaran Bulungan, Jakarta Selatan kembali terjadi tawuran antar siswa.  Kepala Reserse Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hermawan menuturkan, siswa SMA 70 menyerang lebih dulu ke siswa SMA 6. Siang pukul 12.00 murid-murid SMA 6 baru keluar dari sekolah.  "Mereka baru habis ujian," kata Hermawan.  Lima murid SMA 6 makan gultik alias gulai tikungan.  Seketika 20 siswa SMA 70 langsung menyerang.  "Ada yang bawa arit," sambungnya. Sementara menurut pengakuan siswa SMAN 6 berinisial Z, yang juga menjadi korban luka-luka itu, siswa SMAN 70 datang dengan teriakan yel-yel sekolah mereka.  Saat itulah Alawi, siswa SMAN 6 yang tewas, sempat lari namun jatuh di depan tempat mereka makan dan dipukuli. Tawuran tersebut berlangsung 15 menit.  Selain Alawi yang terkena luka bacok di bagian dada, dua siswa lainnya terluka.  Alawi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah, namun nyawanya tak tertolong.  Sementara korban luka, satu luka di pelipis, satu lagi luka kecil di jari tangan. Di TKP, polisi menyita sebuah arit dengan noda darah.  Barang bukti itu dibawa ke laboratorium forensik Polri untuk mencocokkan darah di arit dengan darah korban. Kini polisi telah memeriksa satu guru SMA 70, dua guru SMA 6 dan dua saksi lainnya.  Kedua sekolah tersebut pun masih diawasi oleh polisi gabungan Polres dan Polsek untuk antisipasi peristiwa susulan. sumber: viva.co.id dan tempo.com

Ade Ayu Fitri Atmaja

/ayulibrary

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Google Adwords and Facebook Ads Specialist @ Theconversion.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?