Kehidupan Para Pendaki

08 Mei 2013 23:11:42 Diperbarui: 24 Juni 2015 13:53:03 Dibaca : Komentar : Nilai :

Meluapkan emosi di wadah yang tak bernada

Ketika semua bungkam,hanya sayupan angin yang terdengung di indraku

Nafas bergerak cepat,Denyut nadipun bergerak tak beraturan

Melihat setengah tiang yang kokoh di puncak,,dan merasakan hawa dingin ,serasa tubuh ini kaku tanpa aliran darah

Semua Normal kembali ketika melihat KebesaranMu,,CiptaanMu melalui Puncak gunung

SALAM LESTARI

Awal Weis

/awahlkreative

Lihat anda terlebih dahulu sebelum menjamah orang lain
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article