Review Film "Dear Love"

19 Oktober 2016 23:57:29 Diperbarui: 20 Oktober 2016 00:05:34 Dibaca : Komentar : Nilai :
Review Film "Dear Love"
Premier Film Dear Love di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta (Dokpri)


Bintang

 Seperti loe buat gwe dan seperti gwe buat loe

Rayya seorang gadis cantik yang memiliki masalah kesehatan jantung semenjak kecil yang membuatnya tidak boleh melakukan kegiatan fisik yang berat ataupun memiliki masalah yang membuat jantungnya sakit, inilah yang membuatnya dijauhi oleh teman-teman/tetangganya.  Namun, ada tetangganya yang selalu mengajak Rayya bermain yaitu anak cowok yang usil yang bisa membuat Rayya tersenyum dan  kesal yaitu Nico sehingga persahabatan mereka mulai tumbuh hingga dewasa dan Rayya mulai bergantung dengan keberadaan Nico.

Rayya tumbuh beranjak dewasa dan mulai sibuk bekerja disebuah majalah remaja selama 3 tahun sedangkan Nico walaupun lulusan Jurnalistik tapi lebih senang berganti-ganti pekerjaan dan saat ini sedang tertarik bekerja di dunia fotografi yang memiliki hubungan pekerjaan dengan dunia kerja Rayya.  Suatu hari Nico mendapat job dari kantor Rayya yang membuat Nico dataang ke kantor Rayya untuk meeting dengan bos Rayya, dan selalu pulang bersama-sama. 

Persahabatan keduanya membuat Rayya semakin bergantung dengan keberadaan Nico dan Nico mulai khawatir status Rayya yang kelamaan jomblo mulai menyuruh Rayya segera punya pacar.  Bagi Rayya, kesehatannya menghambatny dalam menjalin hubungan dan selalu menjaga jarak dengan kaum adam kecuali Nico, hingga suatu hari tiba-tiba ada seorang cowok yang datang ke kantor dengan membawa surat cinta Rayya.  

Surat cinta ini seharusnya tidak pernah terkirim karena Rayya hanya menulis surat cinta secara rahasia dan disimpan didalam sebuah box, yang hanya diketahui oleh mamanya dan Nico.  Mengetahui surat cintanya sudah terkirim ke semua cowok yang pernah ditaksinya jelas mengagetkan Rayya dan tak terbayangkan betapa malunya bila surat cinta rahasianya terbaca oleh mereka.  

Ternyata surat cinta rahasianya juga terkirim ke mantan pacar semasa kuliah bernama Addin, suatu hari datang menemui Rayya untuk mengajaknya merajut kembali kisah asmaranya yang pernah terputus tanpa penjelasan yang jelas oleh Rayya.  Mereka pun kembali pacaran dan memulai janjian untuk berkencan. Addin seorang founder online shop yang masih muda dan rupawan yang setiap harinya memiliki jadwal yang super sibuk, kesibukannya sering kali membuatnya tidak bisa menepati janji kencan dengan Rayya.  

Kekecewaan Rayya terhadap Addin selalu terobat dengan adanya Nico yang selalu datang setiap kali Rayya gagal berkencan.  Lambat laun kebersamaan mereka menumbuhkan benih-benih rasa cinta diantara keduanya namun Rayya mengingkari dengan rasa cintanya itu hingga suatu hari Rayya mulai mengetahui sebuah rahasia Nico yang membuatnya  mulai menyadari perasaan cintanya kepada Nico.

Itulah alur cerita film Dear Love yang disutradarai oleh Deddy Syahputra dengan pemeran utama Dimas Aditya dan artis pendatang baru Mentari De Marelle yang akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia yang juga didukung artis muda berbakat lainnya yang diproduksi oleh Andromeda Production & Himalaya Pictures.  

Film ini memang menceritakan tentang persahabatan dan keluarga yang bikin baper para remaja dengan banyak lokasi syuting yang indah.  Secara kualitas acting Dimas Aditya tentunya sudah apik banget, ya wajar sih karena dia sudah sering mondar mandir menjadi pemeran FTV  memang tak perlu diragukan Dimas dalam berperan.  

Saya ingin sedikit memberikan masukan untuk Mentari sebagai artis pendatang baru,  menurutku butuh lebih banyak belajar dan pengalaman seperti Dimas supaya lebih terasah talentanya di bidang acting ini.  Selain mereka berdua, ada artis senior yang ikut memerankan sebagai orang tua Rayya dan Nico yaitu Ikang Fawzi, Wanda Hamidah dan Karina Suwandi.  

Selama konferensi pers, Wanda Hamidah menjelaskan bahwa ini merupakan project film pertamanya setelah sibuk di dunia politik dan mengharapkan film ini dapat diterima baik oleh pecinta film di Indonesia.  Setelah acara, Ikang Fawzi, rocker era 80-an salah satu idola almarhumah Ibu saya juga datang dan menjadi incaran para ibu-ibu untuk diajak foto bareng.  

Diantara Kompasianer memang agak gak enak hati kalau foto berdua dengan Dimas Aditya, ya karena banyak yang beda era kali yaaa.... namun kami lebih nyaman bila foto berdua dengan Ikang Fauzi hehehehe (maafkan kami yang ingin mengenang idola 80-an)

Itulah keseruan kita menonton film bareng Komik yang ditutup dengan foto bareng idola kita.  Yuks yang ingin lihat kelanjutan kisah mereka bisa dilihat di bioskop kesayangan yang ada di Indonesia tayang pada tanggal 20 Oktober 2016 dan inilah Official TeaserTrailer-nya di Youtube


komik1-5807a5c00323bd76369d4f2e.png
komik1-5807a5c00323bd76369d4f2e.png

Asih Setiyaningrum

/arumbutler

TERVERIFIKASI

The Wallflower and The Wildflower www.arumsukapto.wordpress.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article