HEADLINE HIGHLIGHT

Mestinya SBY Hemat Bicara

31 Mei 2012 10:02:06 Dibaca :
Mestinya SBY Hemat Bicara
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (KOMPAS/RIZA FATHONI)

Bukan bermaksud menghardik, mengumpat atau merendahkan SBY. Presiden kita ini sudah terlalu banyak 'ngoceh'. Faktanya, semakin banyak ocehan beliau, semakin tak selesaikan problem poleksosbud. Perilaku SBY yang 'boros' bicara ini, bukannya membuat rakyat semakin hormat, malah semakin muak (maaf, agak kasar kata ini).

Di zona Kompasiana saja, berapa banyak warganya, berkomentar miris akan ucapan-ucapan presiden Indonesia yang melankolik itu. Saran saya, sebaiknya SBY banyak-banyaklah minta maaf kepada rakyatnya. Sering-seringlah istigfar di penghujung jabatan.

Jangan-jangan Bapak Presiden kita ini, masih menganggap negara ini baik-baik saja dan tiada yang perlu dicemaskan. Jangan-jangan pula, apa yang terjadi di negeri tersayang ini adalah hal biasa, manusiawi dan normal-normal saja. Atau jangan-jangan Beliau beranggapan telah sukses memerhatikan rakyatnya. Padahal, ini padahal yah. SBY itu gagal sejahterahkan rakyatnya tapi sukses besar 'sejahterahkan' kadernya.

Sekali lagi, saya tak bermaksud merendah-rendahkan kinerja beliau. Saya hanyalah 'bicara-bicara' seadanya. Bijaksana jika presidenku ini, mulai saat ini berlatih minta maaf kepada rakyatnya. Saya sih sarankan saja, bukan apa-apa, dua tahun terakhir ini, apapun diucapkan SBY tak lagi simpatik, rakyat sudah tidak care. Rakyat lagi marah, kecewa dan kesal kepada presidennya.

* * *

Di saat saya masih menulis artikel ini, istri saya berucap di teras: "Ini SBY aneh-aneh. Matikan lampu jalan, mau tanggung kalau orang kecelakaan lalu lintas karena lampu padam". Seumur-umur, istri saya barusan seketus itu. Istri saya adalah rakyat dengan presidennya, juga SBY, muaknya rakyat ini sudah sampai di rumahku. Wah kalau begitu SBY 'mesti minta maaf kepada istri saya, kepada seluruh istri-istri di Indonesia. Kenapa? Karena istri-istrilah yang paling pertama merasakan sulitnya asap dapur mengepul dikarenakan beberapa bahan pokok alami kenaikan harga, hingga dapurpun minim 'energy'.

* * *

Baru saja listrik di rumah padam. Saya kira tidak begini solusinya berhemat energi. Entah apa maksud SBY dengan hemat energi itu?. Sayapun tidak tahu.

Yang saya tahu hanyalah: "Semakin banyak SBY bicara, saya malah semakin tidak mengerti...!"^^^

Muhammad Armand

/arsyadrahman

TERVERIFIKASI (BIRU)

Universitas Sultan Hasanuddin Makassar-Sulsel-Mandar-Sunni
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
FOKUS TOPIK PIDATO HEMAT ENERGI

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?