Aris Setyo Wibowo
www.kompasiana.com/arissetyowibowo

filosofis,sporty,cancer
Kompasianer sejak:
9 February 2010
Tulisan : 27 artikel
Komentar : 9 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadi Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Prosa

Olala

auuuu… guk..guk anjing bercinta embeeek…. mbeeeek… e’ embeeek… kambing bersenggama ah..uhhh…ahhhhhhhhhhhh.. .. uh..ahhhhhh… manusia bererotika psssssstt… bagaimana Tuhan melakukannya ya?? aku tak tahu libido Tuhan sebesar apa lalu, bagaimana Tuhan bercinta? ah, aku hanya bisa merasakan nikmatnya padahal kami sering melakukannya pssst…..ini ...

OPINI | 10 February 2010 03:50

13   0   dibaca Nihil

Prosa

Satu Kata

disini aku menyepi manunggal di rahim busa kata melayang terbang lalu… mendarat anggun dipermadani biru syahdu.. kulepas jubah kubelah dada lalu dua tangan membelah makna menguliti putihnya daging berpenyangga abjad menariknya ke kiri ...

OPINI | 10 February 2010 02:50

6   0   dibaca Nihil

Prosa

Jantenan

cihui… banjir kembali kusambut kedatanganmu dengan seribu selimut, perahu karet dan bahan2 instan membuat mie setelah kekeringan kau buat kami kedinginan… berapa lama lagi kita berteman aku bosan ...

OPINI | 10 February 2010 01:49

7   0   dibaca Nihil

Prosa

Cahyu

dibibirmu aku terhenti menghirup desas nafas yang harum belum tercium dibibirmu aku terhenti mengulum senyum ranum marun yang mendesah pasrah di bahasa diammu aku terhenti membisu, punmau ...

OPINI | 10 February 2010 00:48

5   0   dibaca Nihil

Prosa

Kontradiksi Kering

Ruh pagi menyibakan sayap-sayap kabut, menuruni bukit dan menjadi selimut rumput yang masih menunduk. Lengking suara-suara surgawi ciptakan gema disetiap sudut mata angin. Terang telah ...

OPINI | 9 February 2010 23:46

16   0   dibaca Nihil

Prosa

Waktu

waktu tak pernah menunggu kita. tak pernah pula memberikan kita pilihan. menjadi orang baik..atau menjadi yang paling buruk sekalipun… waktu tak pernah mengindahkan apa yang kita lakukan.. dia berjalan ...

OPINI | 9 February 2010 23:20

7   0   dibaca Nihil

Prosa

Puisi Aris

GELAS KOSONG Denting nada berbenturan, nyaring berebut tempat diruang-ruang lengang. Tak ada kening mengerut dan bibir-bibir cemberut. Semua tersenyum, tertawa, dan hanya keriangan. Suara-suara silih berganti ...

OPINI | 9 February 2010 22:44

12   0   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: