Aris Setyawan
www.kompasiana.com/arissetyawan

Musician, drummer, songwriter, student of Ethnomusicology ISI Yogyakarta, author of some shits, book lover, cat adorer. huge fan of: Radiohead, Dewi Lestari.
Kompasianer sejak:
19 June 2010
Tulisan : 15 artikel
Komentar : 45 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan
Terbaru

Sosbud

Angkringan = Jogja

( Dimuat di Jogjanesia. Selasa 8 Mei 2012. ) Foto dipinjam dari yogyes.com Gerobak beratap terpal ini ada di tiap sudut kota Jogja, siang maupun malam. Ada ...

OPINI | 12 May 2012 06:25

64   12   dibaca Nihil

Sosbud

Memetika dan Budaya

( Dimuat di Majalah Seni dan Budaya Cangkir edisi april 2012. ) Memetika dan Budaya Gambar dari internationalobservation.blogspot.com Dekadensi nilai budaya lokal akibat serbuan homogenisasi budaya yang digaungkan globalisasi. ...

OPINI | 22 April 2012 18:10

35   1   dibaca Nihil

Sosbud

Membatalkan Keperempuanan: Proyek Lanjutan Feminisme?

Bila disuruh menyebutkan apa kesan pertama yang saya dapat setelah mengikuti 2 rangkaian acara dari Event Membatalkan Keperempuanan, maka kesan itu dapat direpresentasikan oleh kata: ...

OPINI | 15 March 2012 11:28

59   0   dibaca Nihil

Sosbud

5 Buku Yang Baru Saya Baca, Dan Saya Rekomendasikan Untuk Anda Baca

Entah bagaimana dengan orang lain, tapi bagi saya membaca adalah semacam candu. Yang memaksa saya terus mengkonsumsinya agar tidak sakau dan tersiksa. Selepas menyelesaikan satu ...

OPINI | 29 January 2012 17:07

201   10   dibaca Nihil

Sosbud

Lupakan Spongebob, Lupakan Justin Bieber, Cintai Cublak-Cublak Suweng, Mungkinkah?

( Makalah dengan judul asli “Menangkal Homogenisasi Budaya Melalui Pendidikan Formal Seni (Pertunjukan)” yang disampaikan dalam seminar bertajuk “Peranan Seni Pertunjukan Nusantara Dalam Penguatan Karakter ...

OPINI | 10 December 2011 22:48

152   0   dibaca Nihil

Sosbud

Selamatkan Anak Jalanan

...

OPINI | 25 September 2011 22:57

14   0   dibaca Nihil

Sosbud

Ideologi bagi Mahasiswa

Antonio Gramsci menjelaskan bahwa untuk mempertahankan sebuah kekuasaan, maka penguasa dapat menggunakan dua pilar. Pilar pertama adalah militer, sebuah pilar yang untuk menjaganya tetap berdiri ...

OPINI | 25 September 2011 22:55

115   0   dibaca Nihil

Sosbud

Minimarket: Pasar Kecil, Uang Besar

...

OPINI | 5 August 2011 16:06

119   0   dibaca Nihil

Sosbud

Menolak Hormat Bendera: Arogansi Fundamentalisme

Belakangan muncul kabar yang cukup menganggu bahwa di Karanganyar, Surakarta ada 2 sekolah berbasis agama yang menolak hormat pada bendera Merah-Putih saat melaksanakan Upacara. Dengan ...

OPINI | 16 June 2011 12:07

210   12   dibaca Nihil

Sosbud

Matinya Kritik Seni

“Seni kita sampai kini masih dangkal picik benar. Tak lebih dari angin lalu saja. Menyejukkan kening dan dahi pun tidak.” ( Chairil Anwar ) Kutipan ...

OPINI | 30 March 2011 07:33

158   2   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: