Aris Heru Utomo
www.kompasiana.com/arisheruutomo
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 12 artikel |
| Komentar | : | 934 tanggapan |
Sebuah langkah terobosan dalam diplomasi publik dilakukan Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia, Imron Cotan, saat menggelar ‘weiplomacy’ yaitu dialog interaktif dengan para pengguna ...
Di era teknologi informasi dewasa ini, penggunaan jejaring sosial media seperti Facebook dan Twitter terbukti cukup ampuh untuk meyakinkan dan menggerakkan massa seperti yang terjadi ...
Istilah diplomasi publik 2.0 tiba-tiba muncul dalam pemberitaan di media massa nasional ketika pada pertengahan Januari 2011 Wikileaks mengungkap sebuah kawat berkode referensi Jakarta 0065 ...
“sy terdampar di frankfurt. penerbangan eropa lumpuh. kanselir jerman merkel sendiri tidak bisa terbang ke jerman dan terdampar di lisabon”, begitu bunyi selarik kata-kata di ...
Blog Kompasiana boleh dikatakan merupakan blog berjamaah yang memiliki anggota dengan rentang usia sangat lebar, mulai dari para senior yang telah usai berdinas aktif sebagai ...
Pagi ini saya menerima pesan di Facebook dari teman saya Junanto Herdiawan, Ekonom BI yang sedang bertugas di Tokyo. Dalam pesannya tersebut Mas Jun (begitu ...
Untuk mempererat kemitraan dan jejaring (networking) antar blogger dan komunitas blogger se Indonesia dan lebih memperkenalkan keunikan dan potensi Bekasi serta manfaat ngeblog ke masyarakat ...
Setahun yang lalu saya, di Kompasiana saya menulis peringatan agar kita berhati-hati terhadap upaya penipuan lewat email. Rasanya belum lama saya menuliskan peringatan tersebut ketika ...
Pagi ini ketika mengakses akun twitter mobile muncul keterangan “twitter is over capacity. Too many tweets! Please wait a moment and try again”. Saya cuma ...
Buka harian Kompas tanggal 25 januari 2010 halaman 32, dibawah kolom tokoh dan prisitiwa tampak iklan setengah halaman berisikan wajah-wajah yang tengah tersenyum sumringah dan ...