Muhasabah Menyambut Romadhon

04 Juli 2012 01:55:23 Dibaca :

Tidak terasa kita sudah memasuki pertengahan bulan Sya'ban, sebentar lagi bulan Romadhon datang ibarat kata Bulan Kebaikan sudah di depan mata. Waktu terasa begitu cepat, sepertinya baru kemarin kita merayakan Idhul Fitri bersama keluarga, namun sekarang kita bertemu lagi di bulan penuh Rahmat itu. Sungguh, Alhamdulillah suatu anugrah sangat besar untuk kita bisa bertemu bulan penuh pengampunan ini mungkinkah setahun, dua tahun atau seterusnya kita bisa bertemu kembali terhadap Tamu Agung tersebut? Wallhu A'lam...


Dalam suatu hadist memberikan subtansi bahwa kita menyambutnya saja sebelum datangnya bulan Romadhon sudah dapat ganjaran diampuni dosanya oleh Allah SWT. Apalagi kalau bulan Romadhon itu telah bener-bener tiba tiada tandinganya segala amal di lipat gandakan dan sebagainya yang bertujuan untuk membentuk orang-orang bertaqwa. Subhannallah, luar biasa kalau kita memanfaatkan moment tersebut dengan sebaik-baiknya.


Kita hanya bersyukur untuk saat ini, di beri kesempatan masih bisa melihat kekuasaan-Nya hidup di dunia dan menikmati banyak rahmat dari-Nya.Banyak diantara kita yang tidak bisa menikmati anugrah dan rahmat dari-Nya tersebut, kalau dilihat dalam Al-Qur'an awal penciptaan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Dari sini kita sebagai hamba hanya taat dan patuh terhadap ketentuan-Nya. Semoga dengan menyambut akan datangnya bulan yang penuh barokah ini dengan bersyukur kita semua diberi kesehatan dan kemudahan agar senantiasa beribadah kepada Allah SWT menjadi orang-orang yang bertaqwa setelah selesai menunaikan kewajiban rukun Islam kita Puasa sampai datangnya hari Kemenangan yaitu Idhul Fitri. Amiin...




اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان

” Ya Allah berkatilah kami pada bulan Rejab dan Syaaban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan “

Amiin

Aris Win

/aris_win

A Men yang ingin berusaha, berproses dan berbuat baik terhadap sesama
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?