Etika Politik ala Gus Ipul

11 Mei 2012 21:34:49 Diperbarui: 24 Juni 2015 22:24:58 Dibaca : 599 Komentar : 1 Nilai : 0 Durasi Baca :
Etika Politik ala Gus Ipul
13367969801798468965

Pakde Karwo dan Gus Ipul. Image:anshor.org

Beberapa waktu lalu pada saat membuka acara mukernas PKS di Surabaya, Gus Ipul – panggilan akrab Saifullah Yusuf – wakil Gubernur Jawa Timur menolak dengan terang-terangan jika dijagokan menjadi Gubernur Jawa Timur. Hal ini dia katakan untuk member pelajaran etika politik yang baik dalam pemerintahan.

13367972281612025379
13367972281612025379
Image:tribunnews.com

“Selama Pak De Karwo masih mencalonkan diri sebagai gubernur saya tidak akan mencalonkan diri. Saya ingin menciptakan tatanan berpolitik yang baik kepada para politikus dan masyarakat.” Tandasnya di atas panggung disambut tepuk meriah.

Keputusan Gus Ipul yang dikenal ceplas-ceplos dan suka guyon itu menjadi pelajaran menarik bagi para politikus untuk mempunyai etika. Bagaimana tidak, ketika dua orang berbrengos ini dulu menjagokan diri sebagai Gubernur dan wakilnya dengan jargon (Karsa), mereka selalu rukun sampai sekarang. Bagaimana kemudian jika dirusak dengan pencalonan Gus Ipul untuk menjadi gubernur.

Dalam kesempatan itu Gus Ipul juga memuji keistiqomahan PKS dalam arti yang sesungguhnya. Bukan Istikomah yang artinya Istri Tiga Dikontrakkan Rumah.

Arif Khunaifi

/arifkhunaifi

TERVERIFIKASI

Manusia biasa dari bumi Indonesia...Ingin terus belajar untuk bisa bermanfaat bagi alam semesta...Salam Cinta untuk Anda semua....
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL freez politik

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana