Nastiti Swargarani
Nastiti Swargarani

silent reader & admirer, just a girl with the universe inside her head.

Selanjutnya

Tutup

Menekan Angka Pengangguran Dengan Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

17 Mei 2017   14:29 Diperbarui: 17 Mei 2017   14:56 22 0 0

Pertumbuhan ekonomi sebuah negara bisa dikatakan baik apabila memiliki jumlah pengangguran yang relatif kecil. Di Indonesia sendiri ternyata telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam menekan jumlah pengangguran sejak tahun 1998. Data yang terhimpun dari Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2016 lalu menunjukkan penurunan angka pengangguran pada titik 5,5% atau setara dengan 7,02 juta orang. Angka tersebut jauh lebih rendah bila dibandingkan tahun 2015 yakni 5,81% atau setara dengan 7,45 juta orang.

Meningkatkan kualitas tenaga kerja menjadi sebuah hal mutlak yang harus dilakukan dalam upaya menekan jumlah angka pengangguran. Kualitas tenaga kerja yang baik akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, sehingga peluang kesempatan kerja pun dapat meningkat dan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga termasuk pihak swasta dan individu itu sendiri. Seorang individu harus senantiasa meningkatkan kualitas diri untuk menghadapi persaingan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Terlebih di era globalisasi seperti saat ini, setiap individu baiknya memiliki persiapan untuk menentukan masa depannya, seperti meningkatkan kemampuan dari segi keterampilan, bahasa, dan wawasan. Ketiga hal tersebutlah yang akan membentuk individu yang berkualitas, baik sebagai tenaga kerja maupun secara personal.

Saat ini pemerintah sudah cukup aktif memberikan banyak pelatihan ketenagakerjaan dalam Balai Latihan Kerja (BLK) yang bisa diikuti oleh masyarakat umum tanpa biaya. Pelatihan yang berdiri di lingkungan masyarakat seperti PKK dan Karang Taruna biasanya berisi berbagai materi wirausaha dan keterampilan untuk mendukung masyarakat agar lebih cakap dan kompeten dalam bekerja atau memulai usaha sendiri.

Pihak swasta pun turut berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas tenaga kerja. Hal ini terbukti dari banyaknya perusahaan yang melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk memberikan kesempatan magang kepada peserta didik.

Selain itu, perusahaan dapat memberikan training kepada karyawan serta berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan memberikan kesempatan pada karyawan dalam usaha pengembangan diri. Perusahaan juga bisa menghapuskan peraturan-peraturan yang dapat menghambat peningkatan kualitas.

Perusahaan dapat memanfaatkan teknologi modern untuk memberikan fleksibilitas dan efisiensi baru dalam pengelolaan kebijakan perusahaan, seperti menggunakan mesin absensi yang sekaligus memiliki software personalia milik Fingerspot. Pemanfaatan teknologi modern ini membantu perusahaan dalam pengelolaan karyawan dengan lebih mudah, fleksibel dan efektif, seperti pembagian status karyawan, mengevaluasi kinerja, laporan kehadiran lengkap dengan pencatatan izin hingga sistem penggajian yang lebih mudah dan efektif.

Dengan begitu baik para pekerja dan perusahaan dapat merasakan peningkatan kualitas bisnis dan sumber daya yang lebih positif. Apabila perusahaan dan pekerja memiliki hubungan mutualisme yang baik, tentu kesejahteran bersama juga dapat tercapai dengan optimal.