HIGHLIGHT

Tamu Malamku, Ingatan Masa Lalu

09 Juli 2012 17:55:41 Dibaca :

Dan jika Engkau bertanya,bagaimanakah tentang waktu...?  Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur. Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim. Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya. Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan. Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa. Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya? Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya,dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain? Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang? Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan. Kau boleh berusaha seperti mereka, tapi jangan membuat mereka sepertimu,karena hidup tidak berjalan mundur, atau berkaitan dengan kemarin. Kau adalah busur dimana panah anak-anakmu diluncurkan,pemanah melihat tanda dijalan setapak kepastian, dan ia membengkokkanmu dengan kekuatanNya,sehingga panahNya melesat dan jauh. Biarkan bengkokmu di tangan pemanah menjadi kegembiraan,karena bahkan saat Ia mencintai panah yang terbang,Ia juga mencintai busur yang diam ... Dedicated for the past___ Salam Kereria...

Arke

/ar48k3r3

TERVERIFIKASI (HIJAU)

2 + 2 = 5 ?
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?