Selamat Tinggal Arogansi

19 Juli 2012 22:29:35 Dibaca :

Hujanku.. Hujanmu.. tanpa jeda lihat diri kita yang lama terkuyup Lelah hati yang selalu menggigil Hanya dingin berkepanjangan tak kunjung mereda Seiring derasnya air yang berlinang membanjiri pelupuk mimpi dan terus merinai perlahan menghapus gurat cinta yang tercipta,benamkan asa jauh kedasar genangan tak lagi terlihat tenggelam musnah.. Untuk apa masih berbincang untuk apa masih berpegangan,bila hanya mendung hitam yang datang dan jerit tangis yang berjatuhan... Pelukanpun tak lagi memberi kehangatan,tak usah harap keajaiban akan menjelang... sudahlah.. sudahi semua.. Kita selalu berlainan menentukan arah mentari dalam pandang... Selalu salah tunjuk tentang utara dan selatan... Merasa paling dengan memalingkan wajah... Sudahlah sudahi hujan yang berkepanjangan,hujanku.. hujanmu.. hujan kita.. harus kita redakan... Bye..bye...Arogansi... Salam Kereria...

Arke

/ar48k3r3

TERVERIFIKASI (HIJAU)

2 + 2 = 5 ?
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?