Sang Revolusioner

01 Juli 2012 20:51:43 Dibaca :
Sang Revolusioner
Pic si Alek. gambar copas dari akun lama Alek Laksana



Dialah Alek Laksana,Kompasianer KONTROVERSIAL dengan gambar burung garuda sebagai pic di profilnya,sesuai dengan prinsip nasionalisme nya yang tinggi serta kecintaannya terhadap NKRI.

Senasib dengan lambang negara Republik tercinta ini yang mulai di tinggalkan oleh manusia-manusia yang lebih memimpikan NKRI dengan dasar negara agama yang seragam,begitupun Alek Laksana juga mulai menarik diri dan telah beberapa hari ini tak menampakkan eksistensinya di Kompasiana.

Tak banyak sohib yang tahu kalo ternyata akun si Alek sudah di banned oleh ADMIN,hal ini terungkap ketika ada akun dengan nickname Kenapa Akun Saya membuat postingan dengan judul "Sayonara Kawan" membuat gempar,karena isi di dalamnya ternyata penyesalan seorang Alek yang masih mempertanyakan pembekuan akun miliknya.

Kompasianer yang selalu khas dengan komen "Pale lo peang" ini sekarang harus rela menjadi penonton di pinggir lapangan,Ia tahu betul posisi dirinya setelah akunnya kena banned.

Sebelum akun sang Revolusioner di bekukan oleh ADMIN,dua artikel Alek yang meng-counter artikel Kompasianer lain lebih dulu di hilangkan,salah satu artikel Alek yang sama sekali tidak menyinggung masalah SARA maupun pelecehan terhadap agama malah di putar balikkan faktanya,seolah-olah itu sebagai provokasi.

Dan betul juga...komen-komen di dalam artikel yang lebih berbau salah faham tersebut berisi komen dari akun-akun yang baru nongol saat artikel salah faham tadi muncul,dan secara membabi buta memojokkan Alek  dan cenderung menyerang pribadi serta mempertanyakan keyakinan seorang Alek,lucu khan?

Maka,sesuai laporan para penegak KEBENARAN,ADMIN pun bertindak cepat dengan mem-banned akun si Alek sang REVOLUSIONER...

Dan bisa di tebak siapa yang tertawa...si alim yang kerap berpose dengan ulama serta tutur sapa manis dengan wajah polos bak anak pesantren yang di ramu dengan artikel beracunnya si Muka Alay"

Padahal si Muka Alay sendiri kerap membuat artikel provokasi ala tim-teng,dari artikel yang mempertanyakan Identitas di balik seorang kompasianer,

Berapa usia seorang kompasianer yang mampu menulis lebih bijak darinya,

Mewajibkan kopdar bagi Kompasianer untuk membuktikan bahwa seorang kompasianer itu nyata adanya,

Mengajukan pertanyaan konyol yang wajib di jawab,

Mempertanyakan tulisan tentang mimpi seorang Kompasianer,

Selalu membuat tulisan gebrakan yang mengira-ngira tentang kompasianer lain,

Sampai dengan artikel berbau SATIRE yang sering memicu konflik.

Padahal tak jarang bara dalam konflik itu sendiri sudah padam,tapi di tangan si Muka Alay,di sulut lagi dengan bara api dari gunung BROMO yang panas...!

Kadang mulut seorang Kere ini ingin berucap :

Kenapa hobi-mu suka sekali memancing di aer keruh sih tad?,mbok sekali-kali memancingnya di aer aquarium gitu...?"

Alek,meski si Muka Alay dan kambratnye menganggapmu sebagai perusuh,bagiku ente adalah sang REVOLUSIONER!!

Berlebihan dan lebay kah cara ane muji si Alek?...EGP aje,orang si Muka Alay kalo muji kambratnya si pembawa fitnah dan madam tajir yang suka komen kasar setinggi langit kok,jadi ane boleh dong muji Alek sesuka udel ane.

Masalah buat Lo...?? (Soimah-mode>on)

Artikel ini bukan fitnah ataupun satire,tapi sebuah langkah baru menuju War of Writer,between Good and Bad,but not about Heaven and Hell.....this is just Blind Opinion,HaHaHaHaHa

Let's Shake Kompasiana!!!

Ps : Silahkan ADMIN hapus artikel ini jika terbukti berbau SARA,ane malah yakin kalo artikel ini malah berbau comberan khas tanah abang:D

Salam Kereria...

Arke

/ar48k3r3

TERVERIFIKASI (HIJAU)

2 + 2 = 5 ?
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?