HIGHLIGHT

Desalinasi Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Arab Saudi

18 Mei 2012 20:32:30 Dibaca :
Desalinasi Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Arab Saudi
gambar proses desalinasi air garam ke air bersih.sumber gambar.palinangstephen.blogspot.com

Berbicara tentang Arab Saudi,pasti yang ada di benak kita adalah Mekkah dan Madinah,sebagai umat muslim pasti kita semua mempunyai cita-cita untuk mengunjungi kedua tempat yang sangat di muliakan tersebut. Ada pula yang berpikiran tentang minyak,karena negara tandus yang kaya akan sumber minyaknya tersebut memang terkenal sebagai pengekspor minyak mentah terbesar di dunia. Tapi tidak untuk kebutuhan lainnya,seperti makanan,pakaian,alat-alat rumah tangga,mobil dan sebagainya.  Negara Saudi kebanyakan mengimpor dari negara di luar kawasan tersebut,terutama dari sekutu mereka Amerika. Orang Saudi boleh bangga dengan negaranya yang makmur karena hasil minyaknya yang melimpah,tapi tidak dengan air. Salah satu kebutuhan paling vital manusia ini tidak di miliki oleh negeri gurun tersebut,kecuali sumber mata air zam-zam yang erat kaitannya dengan kisah para Nabi di Mekkah. Bagaimana  warga  Saudi memenuhi kebutuhan air bersih Pemerintah Arab Saudi memanfaatkan air laut sebagai pemenuhan kebutuhan air bersih bagi rakyatnya melalui Desalinasi. Desalinasi sendiri adalah proses pemisahan yang di gunakan untuk mengurangi kandungan garam terlarut dari air garam hingga level tertentu sehingga air dapat di gunakan sebagai air bersih,baik untuk di konsumsi maupun untuk kebutuhan lainnya. Di bawah ini adalah gambar proses Desalinasi melalui Reverse Osmosis (RO),hingga air garam menjadi air bersih layak konsumsi,saya copas gambar dari palinangstephen.blogspot.com

dan ini type pemisahan membran (RO)sumbergambar.palinangstephen.blogspot.com
dan ini type pemisahan membran (RO)sumbergambar.palinangstephen.blogspot.com
Saat datang musim panas seperti sekarang ini,permintaan air untuk di konsumsi rumahan maupun perkantoran meningkat tajam,tidak mengherankan jika di jalan-jalan tampak lalu lalang truk tangki pembawa air bersih dari ukuran kecil,sedang,sampai dengan yang besar seukuran kontainer banyak menghiasi jalanan di kota Riyadh. Beda ketika musim dingin,nyaris tidak ada permintaan air untuk perumahan,kalopun ada tidak sebanyak pada musim kemarau,kecuali untuk pusat perbelanjaan seperti mall-mall besar atau perkantoran,karena saat musim dingin pemerintah setempat melalui Baladia mensubsidi air gratis bagi tiap rumah yang di alirkan melalui pipa khusus,selama musim dingin antara 4-5 bulan...! Denda membuang air sembarangan Masyarakat Arab Saudi yang hidup berkecukupan dengan rata-rata ekonomi menengah ke atas,ternyata terkenal boros dalam segala hal,termasuk dalam penggunaan air sebagai kebutuhan sehari-hari. Sehingga ada peraturan khusus pemakaian air maupun jumlah pembelian yang di batasi,yang tak kalah mengejutkan adalah ketika ada sebuah rumah yang ketahuan membuang air dalam jumlah besar akan di kenai denda oleh Baladia (semacam instansi milik pemerintah yang menangani limbah/sampah dan kebersihan lingkungan Arab Saudi). Hal ini dapat di ketahui melalui aliran air yang tersebar di jalanan di komplek perumahan,karena di Arab Saudi tidak ada sejenis parit atau saluran got terbuka di pinggir jalan untuk menampung aliran air limbah dari perumahan seperti hal nya di Indonesia.
1337366797593567387
Salah satu kantor pelayanan air di Riyadh.Dok.pribadi Kere
Pemborosan penggunaan air oleh warga arab Saudi dapat di lihat melalui penelitian yang di terbitkan pada januari 2011 lalu oleh perusahaan konsultan Amerika Serikat Booz and Company yang menyebutkan bahwa pemakaian air di Arab Saudi yang mencapai 91%,yang berarti lebih banyak di bandingkan pemakaian air rata-rata negara di dunia . Kita patut bangga dengan negara Indonesia dengan tanahnya yang subur dan curah hujan yang tinggi sehingga sumber-sumber air mudah di dapatkan,meski ada sebagian wilayah yang kesulitan air,tapi masih mending jika di bandingkan dengan negara tandus seperti Arab Saudi. Semoga isi artikel singkat ini sedikit memberi wawasan tentang pemenuhan kebutuhan air di negara timur tengah,khususnya Arab Saudi. Bagi teman sesama Kompasianer Saudi kiranya ada tambahan guna melengkapi isi artikel,saya tunggu di kolom komentar,semoga bermanfaat. Ps: Sebagian isi artikel di ambil dari beberapa sumber. Salam Kereria.............

Arke

/ar48k3r3

TERVERIFIKASI (HIJAU)

2 + 2 = 5 ?
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?