Politik

Mularis Djahri pada Warga Palembang: Jadilah Pemilih Cerdas

14 September 2017   15:12 Diperbarui: 14 September 2017   15:23 233 0 0

Baru-baru ini, dua lembaga survei ternama, yakni Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) merilis survei terbaru terkait Pilkada Kota Palembang. Meski menyuguhkan hasil yang sedikit berbeda, tapi tidak ada kandidat yang dominan, justru cendrung saling kejar.

Hasil survei LSPI misalnya, Calon Walikota Mularis Djahri yang meraih suara (25,4 %) hanya unggul sedikit dari Harnojoyo (23,1 %) dan Sarimuda (22,3 %), disusul Lury Elza Alex (8,5 %), Fitrianti Agustinda (4,2 %) dan Yudha Pratomo Mahyudin (1,6 %) dan undecided voters (10,6 %).

Ketatnya persaingan diatas menegaskan bahwa siapapun yang ikut bersaing dalam kontestasi Pilkada Palembang 2018 memiliki peluang menang yang sama. Bahkan bagi petahana sekalipun, tidak ada jaminan untuk menang dengan mudah.

Terkait data tersebut, Calon Walikota Palembang 2018 Mularis Djahri, menanggapinya dengan tenang. Sekalipun untuk sementara unggul dari lawan-lawan politiknya, ia tak jumawa. Karena menurutnya, perjalanan pilkada masih panjang dan banyak tahapan yang harus dilalui.

Baginya dan Tim Pemenangannya yang terpenting saat ini adalah fokus pada program yang dicanangkannya agar masyarakat memahami apa yang akan dilakukannnya jika pada Pilkada 2018 nanti dipercaya untuk menjadi walikota Palembang.  Hal ini Mularis sampaikan usai menghadiri rapat koordinasi DPD Hanura Sumsel, di Palembang (12/09/2017).

Selain itu, Mularis juga mengajak warga untuk jadi pemilih cerdas. Menurutnya, Pilkada bukan hanya pesta seremonial sesaat saja, tapi lebih dari itu bagaimana pilkada bisa menghasilkan pemimpin yang diharapkan warga yang akan menentukan arah dan nasib Palembang 5 tahun ke depan.

Mularis Djahri yakin bahwa warga Palembang adalah pemilih cerdas. Untuk itu, ia meminta agar jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang akan merusak persatuan warga, karena bagi Mularis Djahri persatuan warga itu lebih penting.

Lebih lanjut, Mularis menyarankan warga Palembang untuk menjadi pemilih cerdas, pemilih harus mengenali calon sebelum menentukan pilihan, dengan cara mengetahui latar belakang sang calon dan partai politik yang mengusungnya, termasuk latar belakang pendidikan, aktifitas dalam masyarakat, kedekatannya dengan warga, visi misi dan programnya ke depan.

Hal ini penting dilakukan untuk mendapatkan seorang pemimpin yang benar-benar berkualitas, sekali lagi Mularis menegaskan kepada warga Palembang jadilah pemilih yang cerdas. Pemilih cerdas untuk Palembang cerdas dan berkualitas.