HIGHLIGHT

Penguasa Ingin PKS Hancur. Lebih Banyak Orang Tidak Percaya LHI Korupsi

13 April 2013 23:13:33 Dibaca :

Menarik mengetahui perkembangan kasus dugaan korupsi sapi Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mantan presiden PKS. Sebagaimana kita ketahui, LHI diduga menerima suap atas pengaturan kuota impor daging sampi dan mempengaruhi kadernya yang menjadi Menteri Pertanian, Suswono. LHI yang dijemput KPK di kantornya setelah terlebih dahulu menangkap basah rekannya, Ahmad Fathanah, di Hotel Le Meridien. Ahmad Fathanah (AF) tertangkap basah, dalam arti yang sebenarnya basah karena saat itu AF sedang berasyik-masyuk dengan Maharany Suciono, seorang mahasiswa muda. Sebagaimana diberitakan Tempo Online, ketika team dari KPK bersama petugas security hotel tersebut datang menggerebek kamarnya nomor 304, mereka melihat kedua orang itu kaget dan bahkan tidak sempat menutupkan tubuh mereka yang sedang basah-basahan di atas tempat tidur yang empok di hotel bintang 4 tersebut. Teori konspirasi tentang penangkapan LHI ini memang banyak beredar. Saat rapat dewan syuro PKS sehari setelah LHI ditangkap, Presiden PKS yang baru, Anis Matta, bahkan mengatakan ada konspirasi besar. Tuduhan konspirasi ini bahkan diperkuat oleh mantan Presiden PKS yang lain, Hdayat Nur Wahid bahwa mungkin saja dilakukan oleh Zionis. Mungkin konspirasi besar yang dimaksud adalah konspirasi dari orang yang berbadan besar, atau konspirasi dari orang yang punya kuasa besar. Ternyata, penangkapan LHI memang adalah rekayasa penguasa, sebagaimana ditunjukkan oleh video di bawah ini. Sang Penguasa terlihat begitu marah ketika para anak buahnya menyatakan bahwa tidak cukup bukti keterlibatan LHI dalam dugaan korupsi sapi. Anak buahnya yang datang melaporkan keberadaan LHI yang ditahan di rumah tahanan TNI di Guntur, harus menerima marah dari Sang Penguasa. Tetapi, ternyata di antara orang-orang dekat penguasa sendiri, lebih banyak yang tidak percaya bahwa LHI terlibat dugaan menerima suap terkait impor daging sapi. Terbukti ketika Sang Penuasa mengatakan, "Siapa yang tidak percaya LHI korupsi, silahkan keluar", hasilnya lebih banyak orang yang keluar dan hanya menyisakan empat orang. Dan dari mereka yang tetap berada di ruangan pun mengakui bahwa memang tidak cukup bukti bahwa LHI korupsi. Selengkapnya, silahkan ditonton videonya untuk hiburan.

Hitler bertanya, kepada hadirin "Yang nggak percaya LHI korupsi, sekarang keluar."

Kondisi ruangan setelah ditinggalkan yang tidak percaya LHI korupsi

LHI dan PKS harus hancur

Andreas S

/andreass

Law enforcement for all.... 2014 is a milestone for law enforcement for Indonesia with new leader to lead.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?