Soal Organ Tubuh, Polisi Malaysia Membantah Rumah Sakit Terlibat

12 Juni 2012 01:44:58 Dibaca :
Soal Organ Tubuh, Polisi Malaysia Membantah Rumah Sakit Terlibat
Kepolisian Malaysia ( PDRM ) membantah Rumah Sakit - Hospital terlibat dalam pengambilan organ manusia - foto utusan malaysia

Hassan Abdul Rahman  ( foto dalam tulisan ini )  atas nama Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM)  dalam jumpa pers kemarin Senin 11 Juni 2012 di Markas Kepolisian Malaysia Bukit Aman Kuala Lumpur membantah tuduhan bahwa pihak rumah sakit malaysia terlibat dalam pengambilan organ manusia secara haram seperti dituduhkan. Ternyata bukan hanya  Warga Negara Indonesia saja yang menuduh (pihak tertentu di ) malaysia telah melakukan pengambilan organ tubuh korban penembahakan yang dilakukan pihak kepoliasn Diraja Malaysia ( PDRM ) terhadap Warga Negara Indonedsia karena diduga telah melakukan kejahatan beberapa bulan yang lalu. Dalam dalam penjelasan pers yang dilakuka kemarin itu pihak kepolisian malaysia membantah tuduhan yang dilakukan oleh Warga Negara Bangladesh bawa malaysia telah mengambil organ tubuh Warga Negara Bangladesh, seperti diberitakan utusan malaysia online hari ini 12 juni 2012 ( http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2012&dt=0612&pub=Utusan_Malaysia&sec=Dalam_Negeri&pg=dn_05.htm ) berikut petikannya "Pengarah Jabatan Siasatan Jenayah, Ibu Pejabat Polis Bukit Aman, Datuk Seri Mohd. Bakri Mohd. Zinin berkata, laporan beberapa akhbar dan agensi berita tahun lalu yang memetik kenyataan dua lelaki warga Bangladesh mendakwa hospital di negara ini menjalankan aktiviti tersebut adalah tidak benar. Beliau berkata, laporan berita bertajuk Malaysia among countries in illegal kidney trade probe disiarkan dalam akhbar The Sun, The Star dan Bernama Online pada September 2011" Jadi tidak benar ne ya http://sosok.kompasiana.com/2012/06/12/anazkia-tkw-di-malaysia-yang-luar-biasa/

andika

/andika

TERVERIFIKASI (HIJAU)

hanya orang biasa, bukan siapa siapa juga

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?