Presiden Non-Muslim di Indonesia

23 Juni 2013 23:19:51 Dibaca :

Bicara soal kriteria Calon Presiden di Indonesia, ada satu syarat tak tertulis yang sepertinya sudah mutlak, yaitu calon presiden, kalau perlu maupun wakilnya harus seorang muslim. Katanya karena mayoritas penduduk Indonesia ini muslim, jadi yang jadi presidennya harus muslim. Tetapi dari dulu saya sudah sangat tidak setuju sekali dengan ketentuan ini. Sebab Indonesia bukan negara Islam dan pemilihan presiden bukan pemilihan imam sholat yang disyaratkan harus muslim.



Negara Indonesia adalah negara dengan sistem pemerintahan demokrasi yang menjamin setiap warganya untuk bebas memilih agama, keyakinan, dan kepercayaan masing-masing. Ideologi bangsa ini adalah Pancasila dan sumber hukum konstitusi di negara ini adalah UUD 1945. Dalam UUD 1945, tidak ada syarat bahwa presiden Indonesia adalah seorang muslim. Yang menjadi syarat menjadi presiden Indonesia hanyalah ia orang Indonesia (pasal 6). Bahkan di pasal 9, memberikan isyarat kalau presiden Indonesia bisa dari agama apa saja. Karena Negara ini menjamin penduduknya untuk beragama sesuai kepercayaan masing-masing (pasal 29 ayat 2), maka sudah barang tentu negara memberikan kebebasan terhadap pemimpinnya juga untuk beragama sesuai kepercayaan masing-masing.


Katanya kalau presiden negara ini tidak muslim, negara tak akan maju, agama Islam akan di sapu bersih, segala tradisi Islam akan dihapuskan, dsb dst. Tetapi menurut saya kok tidak sih. Asalkan Presiden itu berpegang teguh pada undang-undang yang berlaku yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, pemerintahan pasti akan jalan sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia. Apapun agama, keyakinan maupun kepercayaannya.


Adib

/alobatnic

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Penulis Kemarin Sore
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?