Mohon tunggu...
Danasmara
Danasmara Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Seorang pembelajar yang mengagumi keindahan. Karena hidup itu indah, dan semua yang indah tak diraih dengan mudah. Seorang rakyat jelata yang bangga akan bangsanya, Sepenuhnya Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Menginspirasi! Bermodal 500 Ribu, Ciptakan Saingan Facebook

1 Mei 2017   13:14 Diperbarui: 1 Mei 2017   13:27 471
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Beragam media sosial hadir di Indonesia. Sebut saja Facebook, Twitter, Path atau yang lebih baru yaitu Instagram dan Snapchat. Hal tersebut mengukuhkan Indonesia menjadi negara gila medsos. Indonesia menempatkan diri menjadi negara dengan pengguna Facebook terbanyak ke-empat dunia selepas USA, Brazil, India serta mengunggulkan Jakarta dan Bandung menjadi kota paling cerewet sejagad melalui Twitter.

Instagram sebagai tempat sharing foto juga tidak kalah menawan. Social media yang diakuisisi facebook pada 2012 itupun mencatatkan bahwa ada 600 juta pengguna bulanan global. Dan Indonesia menyumbang 20 juta lebih.

Fenomena tersebut ternyata malah menjadikan seorang Emil Enan Sabil bersemangat  untuk menciptakan jejaring sosial lokal. Pemuda Makassar yang tengah menyelesaikan pendidikan Teknik Informatika ini mengungkapkan kegelisahannya bahwa harusnya Indonesia tidak hanya bisa pakai medsos asing, tapi juga bisa bikin.

Kemudian, dari kegelisahan itu Emil bersama teman-temannya menginisiasi media sosial lokal yang ia beri nama Kwikku.com. Emil meyakini bahwa pemuda Indonesia memiliki potensi untuk menjadikan Indonesia berdikari dan mandiri. Mandiri di sektor apapun, termasuk Teknologi Informasi.

Modal Kecil

Keterbatasan tidak menjadikan Emil mudah menyerah. Layaknya mahasiswa pada umumnya yang hanya memiliki uang pas-pasan, hal itu tidak membatasi emil untuk terus berjuang mewujudkan mimpinya. Bersama Hamdi yang asli anak Ambon, dan beberapa  teman kampusnya. Emil mulai mengembangkan Kwikku hanya dengan modal 500 ribu.

“500 ribu itu dulu adalah modal untuk beli domain dan sewa hosting selama sebulan.” Ujar Emil ketika ditanya awal mula mengembangkan Kwikku.

Sembari kuliah Emil dan kawan-kawan terus menyempurnakan Kwikku. Puncaknya, perjuangan mereka terbayar dengan memenangi berbagai kompetisi tingkat nasional di antaranya bertajuk Pagelaran Mahasiswa Teknologi Informasi dan Komunikasi yang diadakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi serta berbagai kompetisi startup teknologi.

Keunikan

Kwiku memiliki keunikan yang tidak dimiliki social media lain. Salah satunya adalah Kwikku memiliki konten lucu dan juga stiker khas nusantara yang unyu-unyu. “Ada menu discover yang menampung beragam meme lucu, video kocak dan artikel humor yang berfaedah.” Ujar Emil menjelaskan. Ke depannya, Emil, Hamdi, Alif, Wim dan Catur yang tergabung dalam Tim Kwikku Nusantara juga bakal melengkapi Kwikku dengan beragam bahasa daerah yang ada di Indonesia. “Kami ingin melengkapi Kwikku dengan bahasa lokal, biar komunikasi antar sesama anak daerah semakin cair dan akrab, biar Kwikku juga terasa lokal banget.”

Ketika ditanya modal untuk pengembangan selanjutnya, Emil menjelaskan bahwa Kwikku dibantu oleh Badan Ekonomi Kreatif untuk akses modal. Beberapa kali Kwikku dipertemukan oleh investor yang potensial. Saat ini Kwikku sudah mendapatkan kucuran dana segar dari salah satu investor. “Nilai dan tanggung jawabnya amat besar,” terang Emil ketika ditanya jumlah Dana investasi yang ia peroleh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun