Terkait Miss World 2013, Dampak Keputusan Pemerintah Indonesia

08 September 2013 00:05:21 Dibaca :

Setelah melalui perang opini di berbagai media massa dan berbagai demonstrasi rakyat yang menolak diadakannya kontes Miss World 2013 di Indonesia, akhirnya setelah mengadakan rapat koordinasi menteri di kediaman Wakil Presiden Boediono, Jakarta, Sabtu (7/9/2013), pemerintah kita mengambil keputusan kontes tetap dilanjutkan dan seluruh kegiatannya dilaksanakan di Bali (Kompas). Satu keputusan yang cukup bijaksana, mendukung aspirasi pihak pendukung dan tidak mengabaikan aspirasi pihak penolak. Keputusan yang memberikan dampak sebagai berikut,

  1. Pemerintah telah berhasil "mendamaikan" pihak yang pro dan yang kontra dengan cara mengambil jalan tengah.
  2. Menurut pemerintah, Indonesia akan diuntungkan dari segi promosi wisata yang bersifat global, yang berujung kepada masukan secara ekonomi.
  3. Menjadi pelajaran berharga bagi organizer even-even internasional, untuk mempertimbangkan secara serius mengenai reaksi masyarakat umum terhadap even yang akan diadakan, khususnya even yang sejenis.
  4. Bali akan terstigmatisasi menjadi pusat kegiatan even-even internasional yang tidak didukung oleh sebagian rakyat yang beragama Islam.

Positif atau negatif dampak-dampak tersebut bergantung kepada sudut pandang teman-teman pembaca. Jika masih ada dampak-dampak lainnya silahkan menambahkan sendiri. Salam Hangat Sahabat Kompasianers

[-Rahmad Agus Koto-]

Artikel Terkait

Mengapa Menolak Kontes Miss World?

http://sosbud.kompasiana.com/2013/08/28/mengapa-menolak-kontes-miss-world-586910.html

Miss World Akan Gagal Seperti Gagalnya Konser Lady Gaga?

http://sosbud.kompasiana.com/2013/09/04/miss-world-2013-akan-gagal-seperti-gagalnya-konser-lady-gaga-588898.html

Miss World 2013, Blunder Politik bagi Harry Tanoesoedibjo

http://politik.kompasiana.com/2013/09/06/miss-world-2013-blunder-politik-bagi-harry-tanoesoedibjo--589304.html

Rahmad Agus Koto

/ajuskoto

TERVERIFIKASI (HIJAU)

"Alam Terkembang Jadi Buku," dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan... Insyaallah... Belajar sampai nafas terakhir. Suka membaca, menulis, mengamati perkembangan Agama, Filsafat, Sosial Budaya, Politik, Teknologi Informasi, Fotografi, Biologi, dan Entrepreneurship.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?