Rahmad Agus Koto
Rahmad Agus Koto Bioentrepreneur

"Alam terkembang jadi buku!"

Selanjutnya

Tutup

Senggang

"Teknik Fotografi Makro dan Hasil Bagus Itu Gampang Kok, Beneran!" ^_^

4 Juni 2012   00:57 Diperbarui: 25 Juni 2015   04:25 12775 10 3
"Teknik Fotografi Makro dan Hasil Bagus Itu Gampang Kok, Beneran!" ^_^
13387713891725647660

Well..., karena tulisan ini erat kaitannya dengan artikel fotografi saya sebelumnya "Teknik Fotografi dan Hasil Bagus Itu Gampang Kok, Beneran!" wajar dong, judulnya mirip juga heheheh ^.^

Hmmphhh....

Defenisi klasik fotografi makro adalah ukuran objek foto pada negatif film, ukurannya sama dengan objek nyata, dengan kata lain rationya 1:1.

Seiring kemajuan teknologi yang menghasilkan fotografi digital, defenisi fotografi makro pun berubah menjadi lebih dinamis yaitu teknik pengambil foto objek dalam jarak yang sangat dekat, berkisar antara 10-60 cm dari lensa kamera. Sedangkan jarak yang lebih dekat dari 10 cm, bisa dikatakan telah memasuki wilayah fotomikrografi.

Defenisi inipun menjadi rancu karena bisa saja pada saat pengambilan foto jarak objek dengan lensa, katakanlah 2 meter, bisa "direkayasa" menjadi fotografi makro. Hal ini bisa dilakukan pada foto yang memiliki resolusi yang sangat tinggi misalnya 40 megapixel. Misalnya mengambil foto seseorang dari jarak 2 meter dari lensa, lalu pada saat pengeditan, bagian mata di zoom atau diperbesar (magnification) trus di cropping, jadi fotografi makro deh ^_^

Weleh, koq jadi ribet ya, katanya gampang... Eits, teknik pengambilan fotografi makronya yang gampang bukan defenisinya (bela diri ni heeehhehe). Pokoknya pembaca dah mengerti maksud saya kan hehehehh...

Tips Teknik Memperoleh Hasil Foto Makro yang Bagus

Tujuan umum fotografi makro adalah untuk mendapatkan detail objek. Pada prinsipnya tips fotografi dalam artikel saya sebelumnya berlaku juga pada fotografi makro, yang perlu ditekankan adalah:


  1. Memiliki Tujuan; untuk memperoleh hasil yang maksimal penting diketahui tujuan pengambilan fotografi makro, apakah hanya untuk sekedar iseng, seni, kepentingan ilmiah, pemberitaan atau promosi produk, dengan demikian kita bisa fokus. Biasanya untuk kepentingan ilmiah dan pemberitaan lebih mengutamakan "pesan foto" daripada keindahannya (seni), namun akan menjadi foto yang hebat apabila keduanya dapat disatukan.
  2. Menggunakan lensa khusus makro atau mengaktifkan modus makro pada kamera.
  3. Menggunakan manual fokus (kalau ada pada kamera tentunya), karena seringkali autofokus "tidak mengetahui" bagian mana yang kita inginkan dari objek untuk difokuskan.
  4. Menggunakan penyangga kamera; fotografi makro sangat sensitif terhadap goncangan, gunakan monopod, bipod, tripod, tetrapod atau benda-benda lain sebagai penyangga kamera misalnya buku atau apalah... terserah pembaca >.<
  5. Menggunakan fitur self timer kamera, sehingga kamera benar-benar bebas dari goncangan.
  6. Sebaiknya tidak menggunakan flash khususnya pada objek yang sangat dekat (lebih dekat dari 10-30 cm), penerangan objek dapat dilakukan dengan mengarahkan objek pada sumber cahaya (kalau benda tak bergerak dong, kalau objeknya serangga keburu kabur dah), menggunakan senter atau lampu baca.
  7. Menggunakan mode aperture priority (bukaan lensa) lebar/nilai f rendah, ISO (sensifitas sensor kamera terhadap cahaya) rendah dan shutter speed relatif tinggi. Maaf ya pembaca, khususnya kepada fotografer pemula, tips terakhir ini memang relatif sulit tapi akan gampang apabila benar-benar minat fotografi heheheehh... Mudah-mudahan niat saya membuat artikel tentang ketiganya dapat terwujud, amiinnn. Kalau sudah memahami ketiganya berarti bukan fotografer pemula lagi loh ^,^


Beberapa Hasil Karya Foto Makro Penulis

[caption id="attachment_180740" align="aligncenter" width="314" caption="1. A Tribute To Kompasiana"][/caption]

[caption id="attachment_180868" align="aligncenter" width="314" caption="2. The Nest"]

1338823755275549869
1338823755275549869
[/caption]

[caption id="attachment_180739" align="aligncenter" width="314" caption="3. Wuihh Aisyah... "]

1338771061942492733
1338771061942492733
[/caption]

[caption id="attachment_180869" align="aligncenter" width="314" caption="4. Fresh Blueberry Nata De Coco Basil Seed5. Fresh Strawberry Nata De Coco Basil Seeds"]

1338823845281595233
1338823845281595233
[/caption]

[caption id="attachment_180872" align="aligncenter" width="314" caption="5. Fresh Strawberry Nata De Coco Basil Seeds"]

13388262571059101826
13388262571059101826
[/caption]

[caption id="attachment_180728" align="aligncenter" width="314" caption="6. Jamur Tiram (Pleurotus sp)"]

13387702642016477662
13387702642016477662
[/caption]

[caption id="attachment_180871" align="aligncenter" width="314" caption="7. Botol-Botol"]

13388241021814041154
13388241021814041154
[/caption]

[caption id="attachment_180729" align="aligncenter" width="314" caption="8. Kontaminasi Ragi pada Permukaan Lembaran Nata De Coco"]

13387703371481954890
13387703371481954890
[/caption]

[caption id="attachment_180730" align="aligncenter" width="314" caption="9. Kelebihan foto ini adalah adanya akar di sebelah kanan atas yangmenyeimbangkan komposisi foto"]

13387704711843543428
13387704711843543428
[/caption]

[caption id="attachment_180731" align="aligncenter" width="314" caption="10. Bola-Bola Air "]

13387705961896170894
13387705961896170894
[/caption]

[caption id="attachment_180732" align="aligncenter" width="314" caption="11. Gerombolan Jamur Tiram"]

13387706831562011513
13387706831562011513
[/caption]

[caption id="attachment_180733" align="aligncenter" width="314" caption="12. Belum Tau Nama Jamurnya"]

1338770735342242723
1338770735342242723
[/caption]

[caption id="attachment_180734" align="aligncenter" width="314" caption="13. yang ini juga T.T"]

1338770777341208870
1338770777341208870
[/caption]

[caption id="attachment_180735" align="aligncenter" width="314" caption="14. A Little Beatiful Flower"]

1338770837677071661
1338770837677071661
[/caption]

[caption id="attachment_180744" align="aligncenter" width="314" caption="15. Ada yang tahu ini bunga apa?"]

1338773295139332856
1338773295139332856
[/caption]

[caption id="attachment_180746" align="aligncenter" width="314" caption="16. Mencoba Menjelaskan Sesuatu"]

1338773390406992684
1338773390406992684
[/caption]

[caption id="attachment_180736" align="aligncenter" width="314" caption="17. Resiko Hunting Foto di Hutan >.< "]

133877088873551960
133877088873551960
[/caption]

[caption id="attachment_180737" align="aligncenter" width="314" caption="18. Triple Hit (Jangan Terpaku pada Teknik Rule of Third)"]

133877093854651083
133877093854651083
[/caption]

[caption id="attachment_180738" align="aligncenter" width="314" caption="19. Hayoo... siapa buaya heheheh "]

13387710011135880783
13387710011135880783
[/caption]

Yahhh begitulah pembacaa, sebenarnya hobi fotografi ini adalah hobi yang relatif mahal loh. Hiks.. entah kapan saia punya kamera DLSR berikut aksesorisnya, T_T

Foto-foto di atas menggunakan kamera D1000, Compact dan HP. Saat ini saya ngandalin N73 yang kualitasnya oke banget

Mudah-mudahan bermanfaat yaa, Salam Hangat Sahabat Kompasioner ^_^