HIGHLIGHT

Potensi Bahaya Zat-Zat Kimia di Dalam Rumah Tangga

13 Juni 2012 00:44:46 Dibaca :
Potensi Bahaya Zat-Zat Kimia di Dalam Rumah Tangga
Simbol Zat Kimia Korosif

Zat-zat kimia alami maupun sintesis adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern. Selain manfaatnya dalam mensejahterakan atau memudahkan kegiatan manusia sehari-hari, zat-zat kimia tersebut ternyata berpotensi membahayakan kesehatan. Potensi Bahaya Zat-Zat Kimia di Dalam Rumah Tangga 1. Zat Kimia Korosif (Corrosive) Zat kimia yang dapat melukai atau merusak jaringan tubuh. Misalnya asam kuat seperti asam sulfat, dan basa kuat seperti soda api, biasanya terdapat pada produk pembersih logam dan pembersih pipa wastafel atau saluran pembuangan rumah tangga.

13395418371287181181
Zat Kimia Yang Dapat Menimbulkan Iritasi
2. Zat Kimia yang Menimbulkan Iritasi (Irritant) Zat kimia yang dapat menimbulkan iritasi misalnya deterjen, pemutih pakaian (bleach) dan desinfektan.
1339541989111634404
Zat Kimia Bersifat Racun
3. Zat Kimia Bersifat Racun (Toxic) Zat kimia yang dapat menimbulkan keracunan seperti racun tikus, insektisida, produk-produk pembersih rumah tangga.
1339542058513423116
Zat Kimia Mudah Terbakar
4. Zat Kimia Mudah Terbakar (Flammable) Zat kimia yang mudah terbakar misalnya matches, aerosol pengharum ruangan, produk-produk yang mengandung alkohol seperti minyak wangi dan spritus. Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati Berikut beberapa tips aman dalam menangani produk zat-zat kimia di dalam rumah tangga:

  1. Membeli produk secukupnya, sebaiknya tidak perlu di stok apalagi dalam jumlah besar.
  2. Biarkan isi produk tetap dalam wadahnya, bila perlu beri label khusus yang mudah dilihat dan dikenali.
  3. Simpan produk-produk tersebut di ruangan khusus atau lemari yang memiliki ventilasi udara yang baik, dan tidak terjangkau oleh anak-anak.
  4. Mengikuti petunjuk dan mengetahui efek samping penggunaan produkĀ  beserta tindakan yang harus dilakukan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, biasanya tertera pada label/kemasan.
  5. Tidak mencampur produk secara sembarangan misalnya deterjen dengan pemutih pakaian, karena bisa bereaksi dan menimbulkan gas yang berbahaya.

Well.. semoga bermanfaat, Salam Hangat Sahabat Kompasianers ^_^ Catatan: Sumber BBC, Fema, Acac (pdf)

Rahmad Agus Koto

/ajuskoto

TERVERIFIKASI (HIJAU)

"Alam Terkembang Jadi Buku" Dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan, Inshaallah. Belajar sampai nafas terakhir. Suka membaca, menulis, mengamati perkembangan Agama, Filsafat, Sosial, Budaya, Politik, Teknologi Informasi, Fotografi, Biologi, Psikologi dan Entrepreneurship.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?