HEADLINE HIGHLIGHT

Sekilas Review Buku "Revolusi Pedas Sang Presiden Maicih"

26 Juni 2012 06:42:17 Dibaca :
Sekilas Review Buku "Revolusi Pedas Sang Presiden Maicih"
Sumber: gramediapustakautama.com

Sukses Itu Susah. Tapi Lebih Susah Lagi Kalau Kita Hidupnya Tidak Sukses

Kutipan di atas berasal dari ucapan Reza Nur Hilman (Axl) ketika menceritakan kisah hidupnya. Siapa sangka ternyata kutipan pemikiran itu adalah hasil dari kerja kerasnya sehingga menjadi Owner keripik pedas Maicih. Lebih jauh Axl menjadi Presiden Maicih karena hukum besi kesuksesan, yaitu berupaya keras. Namun yang luar biasanya, Axl bisa meraih hasil kesuksesan berupa omzet usaha Milyaran hanya didapat lebih kurang selama 2 tahun. Di Juni 2010 omzetnya 5 juta, November 2010 15 juta, Mei 2011 1 Milyar. Juni, Juli dan September 2011 4 Milyar. Itu satu. Kedua yang luar biasa dari Axl, ia masih berusia 24 tahun dalam meraih hasil kesuksesan berupa omzet usaha Milyaran.

"Kunci kesuksesannya adalah saya dan tim bekerja militan. Militan dalam arti berkinerja secara totalitas, loyalitas dan bersinergi," Kata Axl. Salah-satu contoh kerja militan adalah para Jendral menjual langsung (direct selling) keripik pedas Maicih ke konsumen tanpa menitipkannya di outlet atau retail. Di satu sisi ada kebanggaan sendiri mereka disebut Jendral. Maka dari itu mereka berusaha mengasah kemampuan me-follow up konsumen. Saat ini sendiri Axl sebagai Presiden membawahi para Jendralnya berjumlah lebih kurang 150 sampai 200 orang di seluruh Indonesia. Sedangkan Tenaga kerja yang produksi dan mendistribusi total ada 100 orang.

Selain kunci kesuksesan yang telah disebutkan, Axl dalam meraih hasil kesuksesan juga dikarenakan titik balik dalam sejarah hidupnya. Axl berrefleksi pada dirinya sediri: ""kalau saya menjelek-jelekkan diri sendiri atau terus mengeluh artinya saya juga menjelekkan pencipta saya. Saya mikir nanti malah rezeki terhambat padahal mau nggak mau ke depannya saya akan wajib menghidupi anak orang. Terus saya tidak bisa bergantung kepada orangtua (mama) yang keadaan ekonominya benar-benar drop. Jadi dari situ saya berjuang untuk lebih baik."

Ya anak bungsu dari tiga bersaudara ini berasal dari keluarga kurang harmonis atau bercerai. Kemudian pernah terjebak dalam suasana negatif dan berpikir "kenapa orang lain hidupnya jauh lebih baik ketimbang saya yang begini begini saja, tidak dapat perhatian." Sempat depresi dan frustasi serta lari ke hal-hal yang negatif seperti mabuk (bawa botol sampai ke rumah) dan tawuran. Tapi Dia cepat menyadari lalu pada tahun 2010 bertemu dengan seorang ibu atau seniman keripik. Pada waktu itu dia  tidak menjual langsung keripik, hanya mengambil keripik dari ibu tersebut untuk dijual. Saat itu dia sudah mempromosikan dengan brand Maicih tanpa logo dan kemasan yang lebih eklusif.

Kesemua cerita sejarah kehidupan Reza Nur Hilman yang berangkat dari keluarga broken home sampai ia dapat sukses dengan brand keripik pedas Maicih, bisa dibaca dalam buku karangannya bersama @PenulisCantik yang berjudul Revolusi Pedas Sang Presiden Maicih. Dalam buku itu, juga berisi formula sukses Reza Nur Hilman seputar berkinerja secara totalitas, loyalitas dan bersinergi. Dari bagaimana hanya bermodalkan 2 juta perak (modal awal Axl dalam membangun usahanya) sampai beromzet Milyaran.

Dalam buku ini juga dikisahkan tantangan terberat dari usaha ini. Berikut ujar Axl, "Impian saya awalnya, bagaimana makanan kampung ini naik kelas. Tugas saya bagaimana keripik ini menjadi bergengsi dan mempunyai value yang besar. Di awal banyak yang memandang sebelah mata atau menghina usaha ini. Misal, 'jual keripik nggak kelas banget, mending usaha apa gitu.' Tantangan selanjutnya, produksi sempat nol karena cuma mengambil dari vendor lalu menjual selama 6 bulan. Tapi karena saya dan tim punya keyakinan yang besar, maka dapat memproduksi keripik lagi sampai membuat apapun sendiri."

Tujuan Axl sendiri dalam menerbitkan buku ini adalah ingin menginspirasi banyak anak muda di Indonesia. "Semoga anak-anak muda di seluruh Indonesia bisa mengubah pola pikir karena hidup itu terlalu singkat jadi jangan di sia-siakan.  Maka berprinsiplah kerja keras itu bukan bersakit-sakit dahulu baru bersenang-senang kemudian tapi menunda kesenangan untuk menuju kesenangan yang berkesinambungan," ujar anak muda yang sudah memiliki satu ruang apartemen, rumah dan mobil dimana-mana ini.

Buku seharga 70 ribu ini sendiri baru akan di-launching Jum'at (29/06). Bertempat di Blitz Studio 1 Grand Indonesia. Jam 17.30. Dalam Grand Launching tersebut, ada guest Speaker Tina Talisa, Prabu Revolusi dan Arif "pocong". Ada juga comicnya Encebagus dan Musik dari ecoutez. Harga tiketnya untuk Mahasiswa dan pelajar harga 35 ribu. Umum 75 Ribu. VIP 200 Ribu.

dd
Sumber: gramediapustakautama.com

Tua, Kaya Itu Biasa. Muda Kaya Itu Luar Biasa. Tua, Tidak Kaya-Kaya Itu Biasa Di Luar

Reza Nur Hilman

*

Sumber reportase: Rekaman wawancara program "Penulis Bicara" si Sindo Radio Jakarta 22 Juni 2012

Ahmed Tsar Blenzinky

/ahmed-tsar-blenzinky

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Co-Founder & Social Media Ranger BRid (Blogger Reporter Indonesia) https://web.facebook.com/groups/BloggerReporter | Sekarang Lebih Aktif di https://ahmedtsar.wordpress.com/
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?