Buat apa cari ilmu? Buat cari uang! - Ambidexterity - Manajemen Stratejik

15 Agustus 2013 14:21:17 Dibaca :

Memulai nulis lagi setelah 3 tahunan off....

Ambidexterity sebenarnya merupakan tema "serius" di bidang ilmu manajemen stratejik. Untuk keperluan pembaca populer saya mencoba untuk menyajikannya secara simpel dan aplikatif.

Buat apa cari ilmu? Buat cari uang!

Kalau sudah bisa cari uang?  Ya udah, nggak usah cari ilmu baru!

Cara mikir di atas banyak sekali diyakini orang atau perusahaan.  Betul atau salah?

BETUL!  kalau ilmu yang dikuasai bisa dipakai selamanya....

Sayangnya,  ilmu, kompetensi, atau keunggulan kita itu ada usianya, lama-lama akan usang!

Bahkan semakin hari, semakin cepat usangnya...  Orang lain atau kompetitor semakin mudah mempelajari yang kita kuasai... Jumlahnya juga akan semakin banyak...

Satu-satunya jalan, sambil kita mendayagunakan ilmu kita untuk cari uang, sebagian uang harus dipakai untuk cari ilmu baru...

Ahmad Adriansyah Batubara

/ahmad-adriansyah-batubara

Lahir di Jakarta, besar di Depok.
Pernah kerja sebagai insinyur dan production Supervisor di pabrik, sales laptop, dosen di UI dan UAI, konsultan di beberapa lembaga konsultan, dagang di pasar, manajer grup musik dan pernah bekerja di Bank. Konsultan bisnis dan persiapan pensiun
Pendidikan SD4depok, SMP2Depok, SMU38Jkt, S1MesinUI, S2PsikologiUI dan S3 Manajemen Stratejik UI.
Saya berminat belajar semua bidang ilmu... mudah-mudahan bisa dapat banyak dari kompasiana.
Btw awalnya ikut Kompasiana karena ikut-ikutan istri dan terinspirasi buku CROY pak Chappy Hakim.

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?