Cara Mudah Menghipnotis Orang Lain Tanpa Persetujuan

05 Februari 2015 12:30:26 Diperbarui: 17 Juni 2015 04:46:46 Dibaca : 63332 Komentar : 1 Nilai : 0 Durasi Baca :

Menghipnotis orang lain, kalimat ini kalau dibaca dengan pemahaman umum terlihat sakti, terlihat hebat, terlihat wow, apalagi ditambahi dengan kalimat “tanpa persetujuan”, jadi kalau dibuat kalimat lengkapnya menjadi “menghipnotis orang lain tanpa persetujuan”. Terlihat hebat ya hehe, bagi yang belum memahami hipnotis (hipnosis) dengan benar mungkin terlihat hebat, tapi bagi saya sebagai pakar pikiran maka itu biasa saja. Saya selasa kemarin ada seorang ibu yang menemui saya untuk mempelajari Alpha Mind Control (AMC) secara privat, ibu ini bercerita bahwa dia pernah belajar hipnotis 6 bulan yang lalu, beliau bercerita bahwa dikelas hipnotis diajarkan bahwa untuk menghipnotis orang butuh persetujuan dari orang , lalu ibu ini bertanya caranya menghipnotis tanpa persetujuan ke saya.Saya hanya tersenyum saja, ketika ibu ini bertanya tentang cara menghipnotis tanpa persetujuan, saya balik bertanya ke ibu ini, “apa yang ibu pahami tentang hipnotis setelah mengikuti pelatihan hipnotis dulu itu?”, lalu ibu ini menjawab, “ya hipnotis membuat orang tidur lalu ditanya, kemarin yang belajar seperti itu, kan harus mau, lah kalau saya menghipnotis suami saya kan pasti susah kalau gitu caranya, nah pas saya cari-cari lagi diinternet ketemu dengan blognya mas firman yang tentang alpha telepati untuk mempengaruhi orang lain tanpa bertemu, tanpa bicara, saya pikir cocok ini buat mempengaruhi suami saya”. Pemahaman ibu ini tentang hipnotis ternyata juga masih sempit, sebab masih membatasi hanya tertidur.

Saya jelaskan pelan-pelan tentang hipnosis kepada ibu ini, sambil saya mempraktekkan sebuah “eksperimen” kepada beliau, sampai ibu ini paham dan sadar bahwa yang namanya hipnotis itu bukan hanya tidur dan sebenarnya juga tidak butuh persetujuan, tapi butuh kemauan dari orangnya. Jadi kalau anda masih beranggapan hipnotis itu butuh persetujuan, maka itu masih belum paham, sebab mustahil anda menawarkan kepada seseorang untuk anda hipnotis hehe, pasti menolak dan tidak mau. Benar kan?

Saya ambil contoh, praktek dukun, ketika seseorang datang ke dukun, maka dukun langsung melakukan praktek penyembuhan kepada orang itu, disuruh duduk, disuruh pejam mata, disuruh macam-macam pasti menurut kan? bahkan ada yang sampai ke tahap pelecehan seksual juga menurut, dan baru protes setelah beberapa bulan dari peristiwa itu. Bukankah ini juga praktek hipnotis, dimana dukun membuat menurut para pasiennya. Bukan hanya dukun, tapi dokter juga, lalu bos kepada bawahannya, mereka bisa kan?

Caranya melakukan hipnotis tanpa persetujuan sangat mudah, yaitu hindari mengatakan kalau anda mau menghipnotis, tetapi ganti dengan mau mengobati, atau mau membantu hehe. Saya sering ketika di kelas AMC, tiba-tiba bermain membuat tangan peserta lengket, atau lekat seperti besi, atau membuat peserta hilang namanya, tentu tanpa persetujuan dong, kalau saya bilang dulu, alias minta ijin dulu tentu ngga mau hehe. Tapi kalau saya tidak menyebutkan kata “hipnotis” maka pasti bisa deh.

Ya sama dengan para dukun, uztad2 di acara istighosah, pendeta di gereja dan spiritual lainnya yang membuat jemaahnya menangis, jemaahnya lega, pasiennya rilek. Semua itu adalah proses hipnotis, dimana mempengaruhi seseorang secara langsung, kalau secara tidak langsung bisa menggunakan teknik alpha telepati yang memang saya rancang untuk mengilmiahkan pelet, anda bisa klik di www.alphatelepati.com untuk informasi lebih jelasnya.

Jadi pahamilah hipnosis dengan benar, untuk memberikan pemahaman yang benar inilah saya membuat metode ALPHA MIND CONTROL (AMC), sebab di AMC kita belajar caranya mengenali,mengontrol dan memaksimalkan pikiran, sehingga ketika sudah memahami AMC otomatis sudah pasti bisa menghipnotis orang lain.

Firman Pratama

/ahlihipnotis

TERVERIFIKASI

Seorang pakar pikiran dan praktisi pendidikan yang membuat dua buah metode dahsyat yaitu Alpha Telepati dan Alpha Mind Control Blog pribadi di www.firmanpratama.wordpress.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana