Agus Kusdinar
Agus Kusdinar Wiraswasta

Hanya orang biasa yang datang dari Desa

Selanjutnya

Tutup

Bola

Membahas Tiga Istilah Yang Sering Menjadi Bahan Perbincangan Bobotoh

13 Juni 2017   12:00 Diperbarui: 13 Juni 2017   13:29 113 0 0
Membahas Tiga Istilah Yang Sering Menjadi Bahan Perbincangan Bobotoh
foto0544-593f6eb25293732173b6a325.jpg

 

Ketiga Istilah  tersebut sering menjadi tranding topic jika peforma Persib  dalam keadaan kurang baik setelah menjalani pertandingan entah Tandang ataupun Kandang.

Entah siapa yang pertama kali menemukan istilah tersebut, karena sering di ucapkan ketika para Bobotoh sedang membahas tentang Persib itu sendiri baik di Media Sosial maupun di luar Media Sosial ketika lagi ruang-  riung ngaler ngidul membahas Persib.

Ada 3 Istilah yang sering saya temukan yang cukup populer di tahun 2017, meskipun agak nyeleneh tapi cukup menggelikan dan membingungkan karena  bahasanya cukup membuat seseorang  bertanya  - tanya karena orang sundalah yang mungkin tahu.

Berikut 3 sebutan yang lagi nge-trand di Media Sosial :

1. Strategi Mapay Gawir, Menurut pendapat  saya pribadi  strategi Kuch Djanur dalam taktik  bermainnya dominan dengan cara penyerangannya lewat sektor sisi sayap, permainan ini identik dengan cara bermainnya sosok Atep.

2. Bobotoh Sejati

Menurut wikipedia Bahasa Indonesia  Bobotoh berasal dari bahasa Sunda yang berarti orang-orang yang mendorong atau membangun semangat bagi orang lain. ( sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bobotoh ), dan saya temukan juga di Fp Bobotoh.id dengan versi bahasa sunda artinya Bobotoh nyaeta ngadukung anu arek atawa eukeur ngadu jajaten, sedangkan Sejati yang berarti Aseli, Tulen, Murni  ( Sumber : http://kbbi.kata.web.id/sejati/ ).

Jika melihat arti dua kata diatas bisa di simpulkan bahwa Bobotoh Sejati adalah yang Mendukung secara Murni / Aseli yang mau bertanding atau lagi bertanding.

3. Bobotoh Karbitan

Bobotoh karbitan menurut  arti yang saya temukan terutama dari perbincangan komentar dan postingan dll lewat  Medsos, saya bisa menarik kesimpulan  Bobotoh Karbitan yang artinya Mendukung ketika senang ( Persib bermain bagus sesuai dengan harapan ) dan selalu meluapkan kekecewaannya dengan terbuka ketika Persib lagi bermain tidak bagus ( Butut )

Ketiga istilah itu belakangan ini sering terjadi di setiap perbincangan, dan istilah Mapay gawir pun sebagai istilh pendatang baru di era Djanur, lumayan cukup unik yaitu istilah strategi yang sering di terapkan oleh Kuch Djanur.

Untuk poin 2 dan 3 adalah istilah Bobotoh Sejati dan Karbitan yang di sini saya kurang setuju dengan istilah tsb, di karenakan sangat tidak baik karena perbedaan pendapat sampai ada penilaian sepihak, padahal semua juga Bobootoh pada prinsipnya sama mendukung Persib hanya cara pandang yang berbeda sehingga sering terjadi perdebatan dan menyudutkan Bobotoh tertentu karena perbedaan pandangan dalam mendukung Persib.

Istilah -  istilah nyeleneh yang sering terjadi karena  keragaman Bobotoh dalam cara mendukung dengan ciri khasnya, mungkin jika berpikir sempit kita akan merasa tersinggung, tetapi jika kita berpanadangan secara bijak tidak jadi masalah, karena istilah tersebut hanyalah fenoma yang sering terjadi di dalam ruang lingkup Bobotoh yang kadang bahasanya pikaseurieun.

Jadikanlah perbedaan istilah sebagai jembatan untuk mempererat diri dari kalangan Bobotoh, karena dengan pembahasan istilah tersebut kita akan lebih akrab satu sama lain, dan perlu di catat masalah yang terjadi akan timbul jika kita menyikapinya terlalu berlebihan dan apabila setiap masalah di tanggapi dengan penuh bijak tanpa harus di dramatisir hasilnya akan berbeda.

Akhir kata Bobotoh satu untuk Persib, tanpa harus mempermasalahkan Perbedaan. 


Hatur Nuhun