Agus Ismail Al-wahmy
www.kompasiana.com/agus_ismail_al-wahmy19
| Tulisan | : | 10 artikel |
| Komentar | : | 5 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
kemana lagi arah, kawan tempat hujan menjatuhkan benih subur selain ketiadaan petir yang halus menyerap laut memukul ombak dengan riak karang di tepi guntur kawan, embun hanya menyisakan keringat ...
Ia selalu disana Mengenggam harapan Melupakan uang Musim-musim dijenggotnya Tak mampu mencabut Masa lalu Dan sepasang pakaian Tak mau lepas Menggantung hidupnya Entah dari mana Ia dapat makan Orang-orang tak lagi peduli Sibuk mengeruk dunia Seperti ia masa ...
Ketika orang-orang sibuk menangis Sebab harga BBM buat miris Kami hanya menunggu gerimis Mata kami, mata muda telah lama kerontang Disetubuhi hutang meski baru lahir tadi siang O, mendung Dimanakah kau ...
Lihat jam udah jam 4 pagi,wuih, padahal tadi masih jam 9, astaghfirullah, udah kagak tidur semalaman, mau jadi apa aku ini. Memang sich nggak tiap ...
Malam yang hujan Airmata deras membelah gelap Di dua pipimu Adalah esok Menunggu dengan barang-barang yang dikemas Dalam mobil Menuju pengusiran Di negeri yang asing Tapi islam Ocehan mereka semalam Tentang sakit yang di beri ...
indonesai…a dengarkan ini! Ooo… jakarta banjir air papua, banjir anyir jakarta macet kendaraan papua, macet kemanusiaan jakarta panas matahari papua, panas benci jakarta gedung tinggi papua, gedung jerami jakarta sesak transport papua, sesak freeport jakarta ibukota papua, ibudesa jakarta korupsi papua, ...
Kau yang berdiri di ritus malam Menghitungseluruh kejadian Dengan sinar bintang yang lamat-lamat Menyatakan keganjilan Bayanganmu yang juga sama Menunggu sepi menyepih rahasia Tentang satu kejadian yang tak bias pergi Sebab nyawanya ...
Pesan entah sudah berapa kali kukirim merpati putih menuju rumahmu yang selalu angkuh. harapkan pintunya terbuka bagi selembar pesan lama. namun, berkali pula di ketuk semakin terkunci rapat, seolah tak ...
Prasangka Mata Kesalahan yang kubuat tak mudah terkuak Seperti lahirnya malam diujung senja Yang menyusuri samudra jingga dibawahnya Hinggaa terukir sebuah siluet di puncak cakrawala Ya, meskipun ia terlempar jatuh ...
Hujan Pertama Kubayangkan matahari menutup diri dalam kering tanpa rumput hijau-hijau dan malam-malam gerah basahi tempat tidur dengan keringat mengucur. Sementara sumur , danau, sungai, dan ...