Fandy Sido
www.kompasiana.com/afsee
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 76 artikel |
| Komentar | : | 5862 tanggapan |
*** Tengah hari, istirahat siang. “Silakan…,” dengan suara lembut dan senyum ringan, Ardi menarik kursi untuk Dea. “Terima kasih, tumben.” Meja kecil, plastik, datar berbentuk kotak. Dua kaleng soda, dan ...
(SEBELUMNYA….) Suasana perumahan itu tidak terlalu ramai. Malam ini aktivitas warganya lebih banyak berdiam di rumah bergaya minimalis yang berjejer sejak dari tepian aspal jalan utama ...
Selalu ada alasan untuk tetap hidup. Mengingkari kehidupan berarti menjemput kematian diri sendiri. Menyelami apa yang hidup dan apa yang ada di dalamnya, sepenuhnya berupa ...
(SEBELUMNYA….) Menteri itu mendekatkan mulutnya ke dadanya, berusaha mengangkat tangannya agar ikatan itu bisa dilepasnya. Kakinya diangkat beberapa kali tapi tenaganya banyak terkuras akibat pergolakan kemarin. ...
(SEBELUMNYA….) Satria terus berlari. Kakinya diangkat dan ia melompati beberapa kotak kardus yang tergeletak begitu saja di dekat genangan air. Beberapa ekor ayam kampung berlarian menyambut ...
(SEBELUMNYA….) Mobil BMW itu melaju lambat di Jalan Ngurah Rai, mengikuti arus lalu lintas yang merayap perlahan menjelang persimpangan lampu merah itu. Satria kembali mengutak-atik laptopnya saat ...
(SEBELUMNYA….) Suara letusan terdengar. “Woi…! Apa itu?” Matius geram lalu dengan cepat keluar dari ruangan itu, berlari melintasi lapangan berumput menuju pos jaga. “Ada apa? Siapa yang menembak?” Ketiga penjaga ...
(SEBELUMNYA…) Suara sirene polisi itu membangunkan Satria. Kepalanya terhentak dan kakinya tegang seketika. Ia bangun dan menyadari hari sudah terang. Suara sirene itu menjauh, semakin samar ...
(SEBELUMNYA….) Suara kunci terputar dan menjalankan mekanisme buka pintu itu terdengar menggema seluruh ruangan. Lampu dinyalakan saat tuan rumah memasuki ruangan itu. “Semoga kalian tidak asing dengan ...
Sebuah kompleks dengan kode pos 10048, New York. James Murray menundukkan badan, menyeka air matanya yang sesekali menyelip keluar dari kelopak yang telah keriput. Tangannya tertahan ...