Ade Subagio
www.kompasiana.com/adagium

TERVERIFIKASI

wiraswasta, hobby puisi
Kompasianer sejak:
25 July 2012
Tulisan : 258 artikel
Komentar : 220 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Puisi Odong-odong

jadilah aku pisah keranjang maklum aku buah bukan orang buahpun aku buah bernuk bukan jeruk manasuka orang pada rasa pahit dipilih pasti yang manis mungkin sudah jadi nasib buah ...

FIKSI | 11 May 2013 04:09

125   2   dibaca 1 menarik

Puisi

Makna Kesetiaan

tentang kesetiaan, semua hanya tentang waktu arus sungai yang mengalir menuju muara tentang kesetiaan, semua cerita tentang perjalanan sungai yang akan menyatu dengan lautan tentang kesetiaan, langkah-langkah kaki yang terus berjalan menuju batas ...

FIKSI | 4 May 2013 03:08

126   6   dibaca Nihil

Puisi

Tentang Harapan

pernah terpikir mengapa aku harus berada di sini barangkali hanya untuk satu alasan saja: harapan tak pernah aku berpikir apakah harapan yang sesungguhnya atau harapan kosong aku hanya menunggu saja lewat ...

FIKSI | 3 May 2013 03:07

164   2   dibaca Nihil

Puisi

Narasi Seorang Fakir

Aku tak bermaksud membela diri, tapi kehidupan itu sering menunjukkan harta adakalanya tak berdaya samasekali.dan tak sanggup membela seseorang dari naik turun kehidupan. Banyak hal ...

FIKSI | 30 April 2013 05:55

86   2   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Jiwa-jiwa yang Tenang

bagaimana aku mengatakan bahwa kau cantik sedangkan banyak wajah dan senyum terbetik tapi aku ingin berkata bahwa jiwa tersimpan nun di sana dan jiwaku berkata tentang jiwamu bercerita tentang ...

FIKSI | 25 April 2013 06:57

112   7   dibaca 2 menarik

Puisi

Serenada Lara Cinta

aku tak bisa bersamamu hingga tua nanti haruskah selalu bersama? jalan tak selalu satu dan kini dua berbeda harus mengambil arah masing-masing karena hidup tak cukup dengan cinta tapi mengerti ...

FIKSI | 23 April 2013 04:08

131   8   dibaca 1 menarik

Puisi

Tiupan Demi Tiupan

setelah Kau tiupkan rohku janin di rahim perempuan dan tegak menjadi manusia akulah tujuh puisi jahiliyah yang tergantung di Ka’bah angkuh dipuji dikagumi maka tiupan demi tiupan ujian dalam hidupku dan aku  hanya ...

FIKSI | 21 April 2013 04:00

82   4   dibaca 2 bermanfaat

Cermin

Hanya Obrolan di Bis Kota

Ini hanyalah cerita obrolan biasa. Pertemuanku dengan seorang ibu, tetangga satu RT saat perjalanan dalam bis kota  jurusan Bekasi - Senen. ‘Mau kemana Bu’ tanya ibu ...

REP | 20 April 2013 12:13

122   2   dibaca Nihil

Dongeng

Burung Kuau Sembilan Warna dan Menantu Perempuan Keluarga Miskin

1 Ketika seekor burung pegar, burung kuau kecil berbulu sembilan warna meloncat dari cabang ke cabang, melompat-lompat dan mengoyangkan jenggernya, burung itu melebarkan sayapnya bagai sebaran angin semilir ...

REP | 19 April 2013 07:22

129   0   dibaca 1 menarik

Puisi

Pertanyaan Malam

jalan ini sudah teramat ujung terus akan kemana? dalam tusukan di jantung tak membunuhku mengapa? hanya harus terus berjalan tanpa harus berpikir tetap harus hidup kesakitan tak boleh berhenti menyingkir ingin rasanya tertidur di ...

FIKSI | 17 April 2013 13:43

92   4   dibaca Nihil
1 2 3 ... 26 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: