HIGHLIGHT

Aku

27 April 2013 00:13:13 Dibaca :

Aku adalah puisi yang tak pernah usai dituliskan Bagai embun pagi yang menetes menyakitkan daun yang hijau, yang menggandeng erat pada dahan yang kokoh seolah menolak kesejukanku. Aku adalah lembaran kertas putih yang ternoda aku adalah kegetiran yang terus melanda tanpa hadirMu tak sanggup ku mendekapNya yang penuh kasih... yang penuh cinta.... Namun.... kehadiranMu kini menjadi erat kau memelukku.. dengan mesra kau mencium ku aku merasakannya....

Musang Sama

/abeeq.com

Ketika suara kebenaran telah diamputasi lidahnya, maka dendam akan selalu menganak-pinak
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?