Tentara Wanita Bayaran USD.1000 per Hari, Kunci Sukses Pertahanan Khadafi

19 April 2011 00:05:46 Dibaca :

Banyak cara orang memilih kematian yang mereka anggap paling benar. Ada yang memilih menjadi martir sebagai pembom bunuh diri, ada yang memilih menjadi Tentara resmi, ada juga yang memilih menjadi tenaga profesional pada misi yang beresiko tinggi seperti intelijen dan astronot. Tapi cara orang memilih kematian dengan berprofesi sebagai tentara bayaran boleh dikatakan sangat unik dan langka, meskipun ternyata memang ada dan sangat diminati saat ini di beberapa negara.

Tentara bayaran sebetulnya telah ada sejak zaman kuno, misalnya pada masa  raja-raja Firaun, Shogun dan Romawi. Mereka dibayar untuk memperkuat tentara resmi yang dianggap belum cukup banyak atau belum cukup handal dalam melakukan penyerangan atau dalam melakukan posisi bertahan.

Kebutuhan tentara bayaran di masa modern tetap diminati, khususnya oleh negara-negara berkembang. Sedangkan penyedianya adalah negara-negara maju. Tentara bayaran ini dikelola secara profesional oleh perusahaan swasta legal yang menyediakan jasa keamanan, atau dikenal dengan kontraktor militer swasta (Private Military Contractor/PMC). Akan tetapi banyak juga di antara tentara bayaran itu disediakan secara legal oleh perusahaan (kontraktor) penyedia jasa tersebut.

Beberapa kelompok tentara bayaran  di dunia yang disedikakan oleh PMC  dan  bekerja secara  profesional di bidang tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  1. AS mempergunakan tentara bayaran (Mercenaries) atau populer dengan sebutan 'Soldier of  Fortune'  untuk melindungi Israel dengan menyediakan tentara bayaran dari perusahaan Black Water Service. Jeremy Scahill, wartawan independen dan freelance untuk pogram radio dan televisi Democracy Now, memberikan bukti bahwa Obama menggunakan jasa tentara bayaran untuk operasi-operasi di wilayah Israel-Palestina.
  2. AS juga menggunakan tentara bayaran dari Balckwater Service untuk ditempatkan di perbatasan Afghanistan - Pakistan hingga saat ini.
  3. AS juga menggunakan jasa keamanan dari tentara bayaran milik perusahaan "Triple Canopy" yang bertugas di Afghanistan.
  4. Malaysia (saat konfrontasi dengan Indonesia  tahun 1961-1965) juga menggunakan tentara bayaran dari Singapore (Gurkha) dan Australia dan Selandia Baru  (SAS).
  5. Sierra Leone antara tahun 1995-1996, menggunakan jasa Executive Outcomes. Mereka  dibayar US$ 1,5 juta sebulan untuk mengalahkan pemberontak Barisan Revolusioner Bersatu (Revolutionary United front).  Executive Outcomes dibayar US$ 1,5 juta sebulan untuk mengalahkan pemberontak Barisan Revolusioner Bersatu (Revolutionary United front).
  6. Libya menggunakan tentara bayaran dari Nigeria, Chad, Siera Leon, Belarusia dan pecahan Rusia lainnya serta dari Amerika Latin seperti dari Kolumbia dan Venezuela serta dari Polisario dan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).

Mereka memang bekerja secara profesional karena dari catatan biografi sebagian besar angggota tentara bayaran adalah pensiunan tentara di sebuah negara. Di antara mereka ada juga desertir atau personil yang dikenakan sanksi dan telah selesai menjalankan sanksinya. Mereka ada  yang masih aktif dan masih bugar namun harus dipensiunkan oleh kesatuannya akibat upaya perampingan organsiasi dan SDM. Bahkan di antara mereka banyak terdapat mantan pasukan khusus dari suatau negara.

Adakah pasukan bayaran yang legal? Ternyata ada. Masalah  hal ini telah ditetapkan oleh PBB dalam Pasal  47 Protokol tambahan Konvensi Jenewa mengenai Tentara Bayaran. Mereka memberi difinisi tentang pasukan bayaran adalah  Pasal 47  tahun 1949 tentang Protokol tambahan Konvensi Jenewa  mengenai Tentara Bayaran, disebutkan dengan tegas dan jelas bahwa tentara bayaran adalah :

  1. Direkrut secara khusus baik di dalam maupun luar negeri.
  2. Benar-benar mengambil bagian secara langsung dalam konflik-konflik.
  3. Mengambil bagian dalam konflik-konflik secara khusus untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan bahkan dijanjikan.
  4. Bukan berkewarganegaraan sama dengan salah satu pihak dalam konflik.
  5. Belum pernah dikirim oleh sebuah negara yang bukan salah satu pihak dalam konflik.

Ada  beberapa perusahaan swasta yang khsus  menyediakan tentara bayaran ini, perusahaan swasta tersebut antara lain adalah :

  • Dyn Corp digunakan oleh AS di Irak.
  • Haliburton, digunakan oleh AS di Irak (perusahaan ini juga terutama bergerak dalam jasa energi dan teknologi).
  • Blackwater Service (AS)
  • Triple Canopy (AS)
  • Executive Outcomes (Sierra Leon).
  • Polisario (mantan pejuang anti pemerintahan Chad dan Afrika Utara lainnya)
  • FARC  (Angkatan Bersenjata Revolusioner Columbia)
  • Tentara Revolusioner Uganda (RUF)
  • Dan lain-lain

Rahasia Keberhasilan Pertahanan Khadafi

Tidak terkecuali bagi Libya, pasukan pemerintah Khadafi ternyata telah lama mempergunakan tenaga pasukan bayaran ini, yakni setelah terbentuknya Milisi Khusus Khadafi (Komiter revolusioner) yang berjumalah 120 ribu orang. Diantara mereka itu ternyata terdapat sebanyak 25.000 pasukan bayaran yang sangat handal, yakni dari negara Kolumbia (FARC) dan Polisario.

Apa yang menarik dari tentara bayaran Khadafi? Salah satunya yang paling menarik adalah diantaranya adalah :

  1. Dari total 120 ribu anggota milisi dari Komite Revolusi, terdapat  sebanyak 25 ribu pasukan bayaran pro Khadafi, diantara jumlah  itu terdapat 2000 orang  pasukan  bayaran wanita Kolumbia.
  2. Diantara 2000 pasukan bayaran wanita dari Kolumbia, belum ada satupun yang tertangkap atau tewas.
  3. Pasukan bayaran wanita Kolumbia memiliki kemampuan menembak sangat tepat dan disiplin. Tentu saja semangat dan staminaya sangat baik. Mereka terpilih sebagai penembak jitu yang dipindahkan secara cepat dari satu kota ke kota lainnya yang akan diserang oleh Oposisi.
  4. Pasukan bayaran  ini dibayar antara USD.300 -USD 2000 sehari, atau antara Rp.2,6 juta - Rp.17,2 juta sehari. Untuk pasukan bayaran wanita mendapat gaji USD.1000/ hari atau Rp,8,6 juta sehari. Jika dikalikan dalam sebulan mereka akan mendapat upah sebesar lebih kurang Rp.250 juta sebulan.
  5. Intelejen AS menenukan informasi yang mengagetkan namun terlambat bahwa milisi khusus Khadafi (Komite Revolusi) itu terdapat 25 ribu tentara bayaran dari sejumlah negara, termasuk dari Kolumbia yang diakui secara resmi oleh Presiden Kolumbia Juan Manuel Santos. Keberadaan pasukan ini memerlukan pendekatan kembali cara mengatasinya. Inilah salah satu alasan yang membuat AS menarik diri menjadi ketua tim serangan ke Libya karena terlalu "mahal" biaya dan resikonya.

Hingga sebulan lebih perang saudara di Libya dan serangan udara NATO belum membuahkan hasil yang optimal. Kondisi pasukan loyalis Khadafi kini sedang di atas angin karena kepercayaan diri mereka bertambah hebat setelah terbukti mampu bertahan dari serangan dari Opoisi yang dipersenjatai Nato dan campur tangan Nato sendiri dalam berbagai serangan udara.

Keberadaan pasukan bayaran kabarnya kini semakin bertambah banyak khususnya yang datang dari mantan Polisario. Kabarnya Khadafi harus mengeluarkan kocek sebesar Rp.2,6 miliar rata-rata dalam sehari untuk 25 ribu orang anggota pasukan bayaran mereka dengan bayaran rata-rata USD.1000 per hari.

Berapakah  uang yang harus dikeluarkan dari kocek Khadafi untuk sebulan, 2 bulan dan seterusnya dalam masa perang? Kabarnya Khadafi memiliki uang sampai Rp.8 trilyun. Sangat kuat dan cukup untuk membiayai seluruh pasukan bayarannya hingga 3400 hari atau 10 tahun berperang (maaf, angka pembulatan. Dengan assumsi uangnya hanya untuk membayar tentara bayaran saja-red).

Masih terbuka peluang untuk menjadi tentara bayaran? Mungkin Khadafi masih memerlukan tambahan tenaga bantuan agar bisa memperpanjang usia perang hingga akhirnya diperoleh jalan damai akibat oposisi lelah berperang dan Nato kehabisan energinya karena biaya yang terlalu mahal.

Tertarikkah Anda? Apakah tidak  lebih enak di negeri sendiri saja menjadi  tenaga profesional,  juga dengan bayaran setiap bulan dari negara atau swasta bukan?

Salam Kompasiana

abanggeutanyo

Abanggeutanyo

/abanggeutanyo

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Pengamat itu : Mengamati dan Diamati
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?