Yusniati Sabata
www.kompasiana.com/Yusniati_Sabata_Ning

Yusniati Sabata, Lahir di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. That's all. Nothing special about me...
Kompasianer sejak:
23 January 2012
Tulisan : 8 artikel
Komentar : 4 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan
Terbaru

Puisi

Pencarian Tak Berujung

Pencarian Yang Tak Berujung Lelah kuberjalan menyusuri padang ilalang Langit tak peduli Haus rasa akan asa Mandi peluh tak ada keluh Lelah kumencari di semak belukar Jejak membekas di tanah tembikar Serupa ...

FIKSI | 3 February 2012 21:19

55   3   dibaca Nihil

Puisi

Ingin Kembali di SisiMu

“Maaf aku telah mengkhianatiMu” Ritme indahMu melebihi apapun Lirik laguMu tak tertandingi SimponiMu mengalun menyayat kalbu Suara panggilanMu menggelegar merasuk jiwa Namun. . . Hingar bingar kota yang begitu meriah Membawaku ke ...

FIKSI | 31 January 2012 19:34

33   1   dibaca Nihil

Puisi

Mandel

Mandel Itulah panggilan sayangku padamu Kuhadiahkan saat pertama bersua di gubuk tua, dengan suguhan kopi pekat Tubuh semakin menua, tinggalkan jejak berdua, namun… Jiwa tak pernah tua Mandel… Panggilku lembut selembut ...

FIKSI | 29 January 2012 20:04

42   2   dibaca Nihil

Puisi

Syair Waktu

Menghibur waktu Membuai waktu Menggoda waktu Melukis waktu Menatap waktu Menghitung waktu Terjebak waktu Luwuk, December 24, 2011 ...

FIKSI | 29 January 2012 19:38

50   3   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Mendung di Bulan April

Ada yang tak bisa terlupakan dalam setiap khayalan Ada yang selalu tersirat dalam setiap ucapan Dan ada yang hanya bisa dikenang (ah,,, “Aku ingin memutihkan tubuhku”) Kenapa harus kalimat ...

FIKSI | 26 January 2012 04:36

62   0   dibaca Nihil

Puisi

Untukmu Ibuku (Bahasa Kalbuku)

Ibu,,, Dalam kesendirianku Aku teringat akan dirimu Kucoba alihkan lamunanku yang kian melayang Namun tak jua hilang Butir demi butir jatuh bak mutiara Menutup bibirku tanpa kata Dalam hatiku terurai penyesalan Yang hanya ...

FIKSI | 24 January 2012 20:18

40   1   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Pertemuan yang Ganjil

Di sela-sela pertemuan yang ganjil dan singkat Telah tumbuh subur benih-benih suci antara dia, kau dan aku kini Terus bersemi mengikuti rotasi waktu Tak satupun dapat menduganya melainkan ...

FIKSI | 23 January 2012 16:34

0   0   dibaca Nihil

Puisi

Goresan Hatiku Untuk Papa

Kupandangi wajahmu di waktu petang Diam berjuta bahasa Tanpa lelah Tanpa amarah Tanpa keluh kesah Walaupun… Wajahmu penuh peluh Mengering bersama senyuman Tubuhmu dekil penuh becek serupa kulitmu Jemarimu bergetar seirama waktu Kakimu kaku digelitik ...

FIKSI | 23 January 2012 15:24

45   1   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: