Gesthi Heraida
www.kompasiana.com/Gesthiishan
| Tulisan | : | 13 artikel |
| Komentar | : | 23 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
mungkin aku mengatakan aku percaya pada cinta, ya hanya sekilas. tapi disisi lain aku tak mempercayainya. aku hanya menangis, ketika seluruh ketidaksempurnaanku kini selalu menjadi ...
Oleh : Gesthi Heraida Fajar datang Menyapa apa yang akan dipandang Memulai semua hal yang sempat usang Tak lagi kelam Senja menyapa Mengakhiri langkah kecewa Menunda hingga esok tiba Indah Fajar dan senja Berbeda namun ...
Tanpa darah goresan jua namun rapuh nan hancur dari segumpal lalu setitik saja benar benar terkubur rapat dan dalam selalu ingat karna terekam salah itu Tangan mampu terbuka namun enggan ia menyambutnya Tangan mampu menggapai namun ...
satu kata lalu dua kata selanjutnya tiga begitu seterusnya kau ucapkan tanpa terduga kau ucapkan tanpa kau pikir aku terluka kau ucapkan tanpa berasa dosa kau ucapkan tanpa kau rasa buatku kecewa hanya ...
Dia Hanya sebuah benda Namun entah mengapa Bagi kami amat berharga Apa gunanya? Dia Membuat kehidupan nyata Mengapa bisa? Dia Membuat kami bergantung padanya Memangnya dia siapa? Dia Membuat segala sesuatu membutuhkannya Sekali lagi Dia hanya sebuah benda yang sesekali ...
“Kamu ?.” Aku melihatnya lagi. Dia, sosok yang selama ini ingin kutemui. Dia berbeda, posturnya tinggi, wajahnya dewasa hampir saja tak kukenali. Ia tersenyum padaku. “Apa ...
Aku sangat menyukaimu, Morita Atsu “Yamada Ina !!.” Seruan itu lagi. “Gomenasai, sensei.” aku mengangkat kepalaku. Wajahku tak bermuka, tanpa ekspresi. Rasa terkejut sekaligus takut ku rasakan ...
“memangnya ada apa dengan sastra?” kataku berteriak keras jauh dilubuk hati terdalam dilengkapi selimut rasa penasaran yang tinggi. tapi tak ada yang menjawab, TENTU SAJA. memang ...
gemericik air hujan seperti terus saja tak terhentikan di sela sela kegelisahan kerinduan karena harus terpisahkan seperti malam yang tak mampu tanpa bulan layaknya siang yang takut akan kegelapan aku tak ...
Melalui gerakan jemari kecil ini terukir segenap isi hati. baik atau buruk, hampa atau terasa, luka maupun bahagia semua menyatu dalam untaian kata yang bermakna. Tak terkecuali rasa kecewa, dapat hilang ...