Dp Anggi
www.kompasiana.com/DP_anggi

Saat bakat bertolak belakang dengan jurusan, maka hubungkanlah ia dengan nilai dakwah | Tantangan hedonis dan pragmatis di kampus mengincar para jenius sehingga lebih sibuk ngampus, ngaji nggak terlalu diurus. Ngaji belum jadi pilihan. Padahal kalau mereka tahu, justru ngaji itu membuat mereka lebih sukses ~ Super Murabbi | Optimis Sampai Finish! | http://dpanggi.blogspot.com/ | Follow @DP_angg1
Kompasianer sejak:
20 May 2012
Tulisan : 156 artikel
Komentar : 923 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Sajak Ini untuk Ibu

* Ibu, kita hanya remah luka yang tersayat oleh masa Cermin menjadi musuh sebab di hadapannya senyum tak lagi terbawa Mengerang rasa sakit yang mengurung haru Saat anak-anakmu yang ...

FIKSI | 12 May 2013 19:59

193   41   dibaca 6 menarik

Drama

Yang Saling Menanti

* “Aku ingin engkau menjaga rasa. Bukan seperti hati yang candu akan luka, dan membiarkannya mengering bersama balutan masa,” “Aku ingin engkau setia. Seperti kilat yang takkan ...

REP | 8 May 2013 21:33

255   14   dibaca 5 menarik

Puisi

Dekaplah Semesta Matahariku

* Kala malam lewati batas menuju pagi Kau datanglah dengan senyum mewangi Meski kadang tatapmu lenguh dalam balutan luka Hadirmu indah di setiap jengkal ingatan masa # Berjalanlah engkau bersama awan ...

HL | 4 May 2013 16:32

486   51   dibaca 6 menarik

Puisi

Meski itu Bukan Diriku

Aku mengerti bahwa akhirnya akan seperti ini Perpisahan akan mengakhiri pertemuan Saat hati seringkali merintih Hanya malam yang menjadi saksi dalam kebisuan # Langkah kakiku tak seindah pelangi Yang hadir sesaat ...

FIKSI | 30 April 2013 21:49

300   17   dibaca 6 inspiratif

Puisi

Panti Asuhan Ini Madrasahmu, Nak…

* Pada waktu yang dinantikan Terlihat wajah-wajah penuh harapan Mereka datang memberi salam Kami beri pula hangat sambutan # Tergambar abu-abu masa depan Di polos wajah mereka yang sunyi Ada yang usia balita ...

FIKSI | 26 April 2013 19:34

115   8   dibaca 4 inspiratif

Drama

Sakitnya di Sini (Qolbu)

“Ibu! Ibu…. Ada rasa sakit di sini,” ucap gadis itu kepada ibunya sambil dengan berlinang airmata. “Nak, ada apa? Apa yang membuatmu menangis?” “Ibu… ada rasa ...

OPINI | 20 April 2013 21:35

259   20   dibaca 7 menarik

Puisi

Berdetak Karena Jarak

Apakah teh itu masih hangat? Apakah masih, sayang? Sedang diri sudah menghirup aromanya Sedang waktu untuk mereguk masih terbilang lama # Aku, merasa tak mampu untuk bilang tidak Aku, merasa tak ...

FIKSI | 20 April 2013 14:03

177   21   dibaca 4 menarik

Puisi

Satu Huruf Antara Cinta

* Hari ini, entahlah Hijauku telah pudar oleh hujan yang membasah Putihku telah pucat karena penantiannya Peri telah kembali pada rumah hati # Sedangkan, teh hangat yang tadi kuseduh telah dingin ...

FIKSI | 14 April 2013 21:37

204   31   dibaca 5 menarik

Puisi

Suatu Hari Nanti…

* Kutulis tentang dirimu Meski aku sebenar malu mencari tahu Aku hanya takut Suatu hari nanti, akan terjadi sesuatu yang membuatku kalut # Jika hadir suatu waktu Yang menakdirkan luka pada hatiku Jika ...

FIKSI | 14 April 2013 07:22

160   1   dibaca 1 menarik

Puisi

Kita Lelah Menjadi ‘Tukang’

Bisakah Kau simpan dulu pesonamu saat ini? Tidak lama, sebentar saja Menjelang hari yang sakral itu tiba # Di saat masa telah menjadi saksi Dan kita pun baru menjadi penghuni Semuanya ...

FIKSI | 10 April 2013 21:59

127   0   dibaca 3 menarik
1 2 3 ... 16 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: