Bedjo Radmila
www.kompasiana.com/BedjoRadmila

UGM YOGYAKARTA
Kompasianer sejak:
14 November 2011
Tulisan : 13 artikel
Komentar : 5 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Jalan-jalan

Pengembangan Ekowisata Pantai

Indonesia merupakan negara dengan kekayaaan alam yang sangat melimpah, mulai dari sektor migas, pertanian yang subur serta pariwisata. hal ini bisa di amini karena secara ...

HL | 11 August 2012 19:15

693   6   dibaca 2 menarik

Bola

Korelasi Antara Sepak Bola dan Pariwisata #1

Beribu-ribu manusia menggunakan baju yang mayoritas berwarna merah memasuki daerah Sleman Yogyakarta, “Badai Merah Dari Timur” Ini tak lain adalah Pasoeapati, Pendukung Tim Persis Solo.  ...

OPINI | 10 August 2012 01:15

216   2   dibaca 2 menarik

Cerpen

Stasiun Terakhir

Seperti biasa, hiruk pikuk manusia dengan berbagai kepentingannya memadati stasiun ini kala senja. Hilir mudik suara hentakan kaki , penjaja makanan, alunan bising rel yang ...

FIKSI | 10 August 2012 00:57

115   0   dibaca Nihil

Puisi

Keindahan Lama

Tak dinyana prasaan ini seperti mentari yg runtuh di barat belahan bumi, seakan sayu menatap keindahan lama di tikungan jalan itu, senyumnya menggoreskan titik hitam sebuah perjudian, menalan ...

FIKSI | 15 November 2011 20:24

7   0   dibaca Nihil

Puisi

Manusia

Kadang kau harus berfikir menurunkan egomu. Tapi kau juga harus bisa membagi kotak di mana kau menjadi siapa… tanpa kau sadari hak-hakmu tergerogoti.. hancur !!! sehancur-hancurnya.. remuk redam.. logikamu tersisihkan ...

FIKSI | 14 November 2011 23:57

22   0   dibaca Nihil

Sosbud

Kapan Kau Merakyat Lagi Kampusku?

Posisi ini tak menguntungkan lagi baginya.. ironi sesaat akan tujuan sebuah institusi.. saat roda-roda dan besi tua itu mulai tersingkirkan.. di gantikan halaman luas dan buas berisikan anak-anak ...

OPINI | 14 November 2011 00:08

57   0   dibaca Nihil

Puisi

Bayangmu (Ayah)

Foto : tempo.co Mulai termakan, tergerogoti oleh kebosanan.. Sosok tegar itu hanya gambaran palsu dan selalu kaku. Tapi hanya itu, bukan raga yg bisa di sentuh.. Tak sebahagia ...

FIKSI | 13 November 2011 23:11

18   0   dibaca Nihil

Puisi

Nafas

Dan keindahan itu bernama nafas.. Naluri dalam setiap tuntutanya  memberikan ruang untuk menjadi arti.. Makna dari keterasingan penguasa.. Membara bagai api.. Disanalah para tuan-tuan tertawa riang.. Tak jauh dari istana.. Si ...

FIKSI | 13 November 2011 22:13

16   0   dibaca Nihil

Puisi

(Tak Berjudul)

melawan hati ? tak mengapa.. jadi acuan fasih pena dan perasaan.. kertas putih pembawa harapan.. menentang rasa bukan menentang diri. keinginan bukan lah tujuan pasti, selalu ada kebahagiaan di balik ...

FIKSI | 13 November 2011 21:13

18   0   dibaca Nihil

Puisi

Kekuatan Itu Bernama Tuhan

antara kalimat-kalimat extrim. kenikmatan sex,dan sebuah kisah untuk cinta yg indah semua berasa semua sajikan kepuasan semua sajikan keindahan semua tampilkan fatamorgana kembali pada kita, antara hancur leburnya perasaan,remuknya ke angkuhan dan ...

FIKSI | 13 November 2011 20:18

20   0   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: