Rustan Ambo Asse
www.kompasiana.com/7naj-az

TERVERIFIKASI

Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin makassar,sekarang bertugas sebagai dokter Gigi PTT di provinsi Kalimantan Timur.
Kompasianer sejak:
20 December 2009
Tulisan : 214 artikel
Komentar : 772 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan
Terbaru

Sosbud

Memaafkan dan dimaafkan : sebuah renungan akhir Ramadhan

      Kita semua memiliki fitrah kemanusiaan, sama-sama memiliki akal,hati, dan nafsu. Akal dan hati akan menarik kita kepada  cinta, keikhlasan, rasa syukur, dan tentu saja pada akhirnya  menuju ...

REP | 29 August 2011 22:20

63   2   dibaca Nihil

Prosa

Guru: Memoar yang Terbuang

Di luar sana matahari sangat terik aku duduk di sebuah ruangan kecil, sunyi. Hanya pikiranku saja yang sangat sibuk memikirkan banyak hal, termasuk pohon-pohon kelapa yang ...

FIKSI | 20 August 2011 09:51

30   0   dibaca Nihil

Politik

Membeli Kekuasaan

Kekuasaan itu dibeli banyak cara tentunya, mulai dari membeli pikiran,hati, hingga pada akhirnya keberpihakan pada si pembeli kekuasaan ketika menyaksikan Indonesia tumbuh dengan demokratisasinya sejak orde reformasi, ...

REP | 19 July 2011 18:13

77   0   dibaca Nihil

Puisi

hati

setelah menatap masa lampau terlalu banyak bunga yang mekar cinta berserakan pada setiap jengkal waktu bukankah kita telah menghirup setitik kebebasan, dan itu sudah cukup di layar-layar kaca bangsa ini ...

FIKSI | 1 July 2011 08:58

47   0   dibaca Nihil

Jalan-jalan

Sisi Unik Kota Jogya

Sepanjang mata memandang, kita kerap merasa berada di tengah kota tua. walau setiap perkotaan sering mengidentikkan dengan hiruk pikuk kemacetan. Jogya tampil dengan kota yang ...

REP | 5 April 2011 16:23

224   15   dibaca Nihil

Sosok

Kahar, Penata Rambut Tanjung Redeb

Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu kesimpulan, bahwa seseorang akan tetap survive dan sukses dalam hidupnya jika saja dia memiliki keterampilan atau Skill Kahar, pria ...

REP | 19 January 2011 12:34

117   0   dibaca Nihil

Sosbud

Sekolah Anak-Anak Bajau

Anak-anak Bajau, seringkali membuat kita kagum. Demikian fenomena yang nampak di sebuah desa di kecamatan Maratua Kab. Berau Kaltim. Adalah teluk Alulu, Satu-satunya kampung yang ...

REP | 7 January 2011 20:49

89   0   dibaca Nihil

Puisi

Rahim

perempuan ini berkata: hatiku sudah berdarah setelah rahimku kau khianati dengan rahim-rahim di luar rumah Hatiku sudah sering berdarah setelah aku tak bisa lagi mendengar puja-pujamu Lelaki itu berkata: Kita ...

FIKSI | 7 January 2011 10:32

55   0   dibaca Nihil

Prosa

Lelaki Kopi

  Kopi di gelas itu mengepulkan asap,aromanya kembali menyegarkan perasaan seorang lelaki yang nampak gelisah. Sesekali dia mengisap sebatang rokok yang terselip di jemarinya, asapnya dia ...

FIKSI | 7 January 2011 08:28

72   2   dibaca 1 Menarik

Prosa

Menanti Waktu

  Aku menatap jauh di ujung jalan Di seberang sana kerap kali dirimu muncul. Dulu, setiap senja mengantarmu pulang ke rumah. Seringkali dirimu kuperhatikan, tubuhmu yang ringkih ...

FIKSI | 2 January 2011 00:01

55   0   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: