Elwin Pelawi
www.kompasiana.com/14tongkap
| Tulisan | : | 9 artikel |
| Komentar | : | 16 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
05 Desember 2011.. Ya,, itu lah hari terberat dalam hidupku Disaat aku harus kehilangan seorang yang paling aku sayangi di dunia ini Aku kehilangan Mama yang aku sayangi Mama ...
pagi mendung tanpa senyum langit gelap terlihat murung melangkah kaki menembus hujan demi janji masa depan satu arah,satu tujuan berhenti sejenak dalam keraguan mereka mencibir dan menertawakan seakan dia adalah Tuhan hari berjalan ...
Setelah menyelesaikan kuliahnya di Jakarta, Tuahta memilih untuk pulang kampung dan memulai usaha kecil di kampung halamannya. Tuah nama panggilannya, kuliah di salah satu perguruan ...
Dengan dalih melambungnya harga minyak dunia dan untuk membantu menekan APBN , pemerintah akan menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak). Diperkirakan harga bahan bakar premium akan ...
Alangkah lucunya negeri ini,itulah kalimat yang sering kita dengar. Bagaimana tidak,disamping kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan para anggota DPR yang mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya,rakyat juga ikut-ikutan latah ...
Kata orang-orang mencari orang yang dicintai dan mencintai kita apa adanya sangatlah sulit. Dalam benak saya bertanya,siapa orang yang layak untuk saya cintai ? Beberapa gambaran perempuan ...
kini matahari tak tau terbit disebelah mana karena pohon di sebelah timur tak terlihat terus meninggi sampai terik menyengat semakin jauh jua tak terlihat, matahari tak tahu apa dia ...
Waktu itu saya mengobrol panjang lebar dengan seorang teman ber Merga Tarigan dengan menggunakan bahasa karo. Kami mengobrol di area salah satu kampus swasta di ...
Terbayang ketika masa itu kota kecil damai bersama Merga Silima semua dirakut tak ter onggari layak ,,,,,,,, Embun tipis di lau kawar menambah dingin menusuk raga ketika pagi menyambut terik siang tak ...