PILIHAN

Kamis Putih di Universitas Sanata Dharma

14 April 2017 02:34:54 Diperbarui: 14 April 2017 02:41:50 Dibaca : 182 Komentar : 1 Nilai : 2 Durasi Baca :
Kamis Putih di Universitas Sanata Dharma
Romo Ardi saat memimpin Ekarisiti Kamis Putih tahun 2016 (Foto: Campus Ministry USD)

"Inilah perintah-ku supaya kamu saling mengasihi

Seperti aku telah mengasihi kamu

Jikalau aku membasuh kakimu. Aku yang adalah Tuhan dan gurumu

Maka kamupun wajib saling membasuh kakimu

Inilah perintah-ku supaya kamu saling mengasihi

Seperti aku telah mengasihi kamu

Inilah perintah-ku supaya kamu saling mengasihi

Seperti aku telah mengasihi kamu

Seperti aku telah mengasihi kamu"


Nyanyian “Inilah perintahku” mengiringi pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Imam kepada para rasul yang berjumlah 12, sama seperti yang dilakukan oleh Yesus saat membasuh kaki para muridnya. Perayaan Ekaristi Kamis putih 13/04/2017 yang bertempat di Hall Utama Kampus III Paingan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta berlangsung secara meriah dan penuh khidmat dengan tema “Jadikan Aku Saluran Kasihmu”. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Romo Kuntoro Adi SJ seorang dosen di Fakultas Sains dan Teknologi USD. Pada homilinya Romo Kun biasa disapa oleh para mahasiswa memberikan permenungan tentang simbol-simbol yang digunakan untuk berkomunikasi dan menyampikan pesan. Dari sebuah simbol maka akan lebih mudah untuk menyampikan sebuah pesan yang akan disampaikan, saat masih kecil kita diajari untuk mengenal dunia melalui gambar-gambar sehingga kita mengerti walaupun kita belum bisa membaca dan meulis. Penggunaan simbol juga digunaka Yesus untuk memberi pesan kepada para muridnya untuk melayani sesama. Contoh seperti pada saat Yesus membasuh kaki para murid, Yesus ingin memberikan pesan kepada para murid agar melayani dengan rendah hati terhadap sesama. Yesus pun memberikan wasiat kepada para muridnya dengan berkata “ lakukanlah ini akan peringatan kepada-ku” inilah pesan yang ingin disampaikan oleh Yesus untuk kita hingga saat ini dan sepanjang masa. Lakukanlah ini karena “Sebab aku telah memberikan suatu teladan kepadamu supaya kamu juga berbuat seperti yang telah kuperbuat kepadamu” bunyi petikan Injil Santo Yohanes yang dibacakan oleh Romo Kun.

Romo Ardi saat pembasuhan kaki (Foto: Campus Ministry USD)
Romo Ardi saat pembasuhan kaki (Foto: Campus Ministry USD)

Pada perayaan Ekaristi ini pula, kami para akademika Universitas Sanata Dharma mengenang Romo Aloysius Maria Ardi Handojoseno SJ salah satu imam Jesuit dan dosen dari FST yang pada hari sabtu sebelum minggu palma telah dipanggil menghadap Tuhan disurga, Romo Ardi meninggal saat mengikuti program tersiat di Girisonta dan dimakamkan di kompleks pemakaman Ratu Damai Girisonta Ungaran. Romo Ardi meninggal saat sedang jogging sore sekitar pukul 17.20 WIB dan ditemukan tersungkur di dekat patung Bunda Maria Ratu Damai Girisonta. Saya ingat sekali 1 tahun yang lalu di tempat yang sama, Romo Ardi memimpin Ekaristi kamis putih di tempat ini. Romo Ardi juga bepesan pada homilinya 1 tahun yang lalu tentang wasiat Yesus “Lakunkanlah ini akan peringatan kepada-ku”. Romo Kun mengatakan begini “ARDI adalah singkatan Aku Roti Dan Ikan”, rasanya memang tepat sebab itulah moto tahbisan Romo Ardi tentang mujizat 5 roti dan 2 ikan. Sampai pada meninggalnya, dikenakan kasula 5 roti dan 2 ikan pada tubuhnya. Kalau kata pak Rektor USD “Mugkin disurga sedang dibutuhkan ilmuwan Elektro sehingga Romo Ardi dipanggil pulang ke surga”.

Romo Ardi saat memberkan pidato ilmiah dalam rangka Dies Natalis USD ke 61 yang berjudul
Romo Ardi saat memberkan pidato ilmiah dalam rangka Dies Natalis USD ke 61 yang berjudul

Perayaan Ekaristi Kamis putih pun dilanjutkan dengan perarakan Sakramen Mahakudus mengelilingi Hall utama Paingan, setelah perarakan dilanjutkan dengan tuguran hingga pukul 21.00 WIB.

Selamat Kamis Putih dan ingatlah akan wasiat Yesus Kristus tentang melayani sesama dengan kasih.

Ditulis pada Kamis Putih 13/04/2017.

Malangrejo Sleman 23.31 WIB

Dimas Prasetyanta

/135114038

Terlahir Selasa Kliwon 25 Juli 1995 di Negeri Ngayogyakarto Hadiningrat dengan nama Dimas Eka Prasetyanta dan nama Baptis Benediktus bergolong darah AB.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana